PARADAPOS.COM - Kehidupan pribadi penyanyi Denada Tambunan kembali menjadi sorotan publik setelah pengakuan kontroversial dari seorang pengacara senior. Muara Karta SH, yang mengklaim sebagai sahabat dekat almarhum ayah Denada, Rio Tambunan, mengungkapkan sejumlah klaim mengejutkan tentang masa lalu dan kehidupan keluarga penyanyi tersebut dalam sebuah wawancara yang kini viral di media sosial.
Klaim Kontroversial dari Sahabat Keluarga
Dalam wawancara yang diunggah oleh beberapa akun gosip, Muara Karta tidak hanya membahas pengakuan Denada terhadap Ressa Rizky Rosanno sebagai anak kandungnya. Pengacara itu juga menyebut bahwa Denada memiliki tiga orang anak, bukan hanya Ressa dan putri sahnya, Aisha Aurum. Klaim ini menambah deret spekulasi yang sebelumnya juga pernah disinggung oleh artis senior Tessa Mariska.
Lebih jauh, Muara Karta memberikan gambaran tentang gaya hidup Denada di masa muda. Ia menggambarkan periode tersebut dengan nada yang cukup gamblang, menyentuh pola pergaulan yang menurutnya menjadi bagian dari kehidupan Denada kala itu.
"Motifnya macam-macam, karena aib lah, apa lah, karena memang ada seseorang yang menyampaikan bahwa kalau pulang dari klub, dari diskotik, dia sering mabuk dan dia punya pacar pun gonta-ganti. Nah mungkin juga Denada bingung," ungkapnya, memberikan spekulasi pribadi mengenai alasan di balik tidak diakuinya anak-anak tersebut selama ini.
Latar Belakang Keluarga dan Sosok Ayah
Dalam paparannya, Muara Karta juga memberikan konteks latar belakang keluarga Denada. Ia mendeskripsikan sosok almarhum Rio Tambunan sebagai seorang figur terpandang di masanya, yang menurutnya memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan ibu kota.
"Bapaknya itu Insinyur Rio Tambunan. Dulu, zamannya Bang Ali Sadikin, dia-lah arsitek Jakarta ini, cukup terkenal, dia kepala dinas tata kota," jelasnya, menekankan posisi sosial keluarga yang dianggap mapan.
Pengakuan Denada dan Keheningan Terkini
Pengakuan resmi Denada terhadap Ressa disampaikan melalui unggahan di akun Instagramnya pada Senin (2/2) lalu. Dalam pernyataan tertulis itu, Denada meminta maaf karena tidak dapat mendampingi Ressa sejak bayi, dengan alasan kondisi psikisnya yang belum siap pada masa itu.
"Saya betul-betul minta maaf kepada Resa karena Resa tidak hidup bersama saya sejak bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak," tulisnya.
Namun, hingga berita ini diturunkan, Denada Tambunan belum memberikan tanggapan atau klarifikasi lebih lanjut atas berbagai klaim yang dilontarkan Muara Karta. Keheningan dari pihak Denada ini justru membuat ruang bagi berbagai interpretasi dan pertanyaan yang masih menggantung di publik.
Artikel Terkait
Mabes TNI Lakukan Penyerahan Jabatan Kabais Usul Penetapan Tersangka Kasus Andrie Yunus
Pemangkasan Dana Transfer ke Daerah Picu Ancaman PHK Ribuan PPPK
Yaqut Cholil Qoumas Selesai Diperiksa KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Perusahaan Beralih ke Sistem Payroll Terintegrasi untuk Permudah Pelaporan SPT Tahunan