Aplikasi Lapor Heri Baben diharapkan akan menjembatasi ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat. Dia mencontohkan, anggota DPR hanya memiliki tiga kali masa reses dalam setahun. Itu berarti dalam lima tahun hanya 15 titik yang secara pasti akan dikunjungi seorang anggota DPR.
"Padahal wilayah Manggarai Raya yang terdiri dari tiga kabupaten sangat luas dan ada banyak masalah yang terjadi setiap hari," lanjut Heri.
Baca Juga: Kata Pamungkas Anies Wakanda No More, Indonesia Forever Viral
Laporan yang masuk melalui aplikasi Lapor Heri Baben akan ditindaklanjuti. Karena itu, pada situs tersebut juga terdapat kanal khusus yang menguraikan tindak lanjut atas aspirasi atau masukan yang diterima.
Selain itu, situs Lapor Heri Baben juga berisi kalender kerja dan kegiatan dia bila terpilih sebagai anggota DPRD NTT.
Dengan demikian, melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa memantau dan mendapatkan informasi sekaligus pertanggungjawaban kinerja seorang wakil rakyat.
"Ini merupakan wujud transparansi dan pertanggungjawaban kita kepada publik yang telah mempercayakan tugas kepada kita," pungkas Heri.
Artikel asli: mediusnews.com
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap