Video Viral Soroti Kontras Bangunan Megah SPPG dan Sekolah Kayu di Riau

- Senin, 06 April 2026 | 15:50 WIB
Video Viral Soroti Kontras Bangunan Megah SPPG dan Sekolah Kayu di Riau

PARADAPOS.COM - Sebuah video yang membandingkan kondisi bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sedang dibangun dengan sebuah sekolah dasar di Desa Talang Gedabu, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, viral di media sosial. Rekaman yang diunggah oleh seorang pengguna Facebook itu menyoroti kontras yang mencolok antara kedua fasilitas publik tersebut, memantik diskusi luas di kalangan warganet.

Kontras yang Terekam Kamera

Video tersebut, direkam dari atas sepeda motor, secara jelas menampilkan perbedaan mencolok antara dua bangunan yang letaknya berdekatan. Di satu sisi, terlihat bangunan SPPG yang masih dalam proses pengerjaan. Struktunya tampak kokoh, menggunakan material yang terlihat permanen, menunjukkan standar konstruksi yang baik.

Di sisi lain, hanya berjarak beberapa puluh meter, berdiri bangunan SD Negeri 011 Talang Gedabu kelas jauh. Sekolah itu nampak sangat sederhana, dengan konstruksi utama dari kayu. Penampakannya memperlihatkan kondisi yang jauh dari memadai jika dibandingkan dengan tetangga barunya. Bahkan, papan nama sekolah tersebut terpampang pada sebuah spanduk, bukan berupa papan nama permanen yang lazim ditemui di institusi pendidikan.

Tanggapan Publik atas Video Viral

Pemandangan kontras ini langsung menuai berbagai reaksi setelah videonya beredar. Banyak warganet yang menyuarakan keprihatinan mendalam melihat ketimpangan tersebut.

Choerudin, pemilik akun yang mengunggah video, mengungkapkan kegelisahannya. "Ini miris banget lihatnya, di samping bangunan megah ada sekolah yang kayak gini," tulisnya dalam keterangan unggahan.

Komentar-komentar lain pun berdatangan, menyoroti ironi antara fasilitas yang satu dengan lainnya. Diskusi online itu tidak hanya berhenti pada ekspresi keheranan, tetapi juga mempertanyakan alokasi dan prioritas pembangunan infrastruktur publik di daerah tersebut.

Mencari Konteks di Balik Kontras

Fenomena ini menyisakan pertanyaan penting tentang perencanaan dan pemerataan pembangunan. Para pengamat sosial dan pendidikan sering kali mengingatkan bahwa kondisi fisik sekolah merupakan faktor penunjang yang krusial bagi proses belajar mengajar. Bangunan yang tidak layak dapat mempengaruhi konsentrasi, keamanan, dan kenyamanan baik siswa maupun guru.

Di sisi lain, keberadaan SPPG sendiri merupakan program strategis nasional untuk penanganan stunting. Namun, kontras visual yang begitu tajam menimbulkan kesan tentang adanya ketimpangan dalam skala prioritas atau implementasi di lapangan. Situasi ini mengundang refleksi tentang pentingnya sinergi dan keseimbangan dalam membangun berbagai pilar infrastruktur publik yang sama-sama vital bagi masa depan masyarakat.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar