PARADAPOS.COM – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merayakan ulang tahunnya yang ke-37 di Four Seasons Hotel George V Paris, sebuah hotel ikonis yang dikenal dengan tarif kamar mencapai ratusan juta rupiah per malam. Perayaan yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya ke Prancis itu viral di media sosial dan memicu sorotan publik terhadap pilihan akomodasi mewah di tengah tugas kenegaraan.
Perayaan di Tengah Kunjungan Kerja yang Viral
Momen perayaan ulang tahun Teddy Indra Wijaya pada 14 April 2026 itu terekam dalam sebuah video singkat. Dalam rekaman berdurasi 57 detik yang beredar luas di platform X (sebelumnya Twitter), terlihat Presiden Prabowo Subianto bersama staf memberikan kejutan dengan meniup lilin kue tart di dalam sebuah kamar hotel. Unggahan video tersebut disertai komentar yang menyoroti kemewahan lokasi acara.
“Wahai rakyat jelantah, kalian cukup nonton aja ya, ada pejabat ultah yang kebetulan sedang ada di Prancis,” tulis akun @opposite6888 dalam caption videonya.
Gelombang Kritik Atas Tarif Kamar yang Fantastis
Sorotan publik semakin mengeras setelah sebuah unggahan lain membagikan bukti tarif kamar hotel tersebut. Sebuah tangkapan layar yang dibagikan akun @__Astari menunjukkan harga Premier One Bedroom Suite King di Four Seasons Hotel George V Paris mencapai Rp232.676.869 untuk satu malam. Angka yang fantastis ini langsung membanjiri linim media sosial dengan berbagai komentar pedas dan sindiran.
“Anjrit efisensi untuk dialihkan ke sini rupanya,” tulis akun @mangkodai.
“Aduhay pajakku,” komentar @rosyidar33953.
Sementara akun @sobatmodol menyindir dengan singkat, “Duita guah.”
Lambang Kemewahan di Jantung Paris
Four Seasons Hotel George V bukan sekadar tempat menginap biasa. Berlokasi di kawasan segitiga emas Paris, hotel ini telah lama menjadi simbol kemewahan absolut, dengan arsitektur bergaya istana, layanan yang sangat personal, dan fasilitas seperti restoran bintang Michelin. Pilihan lokasi inilah yang kemudian memicu pertanyaan publik, terlepas dari klaim bahwa acara ulang tahun tersebut bersifat sederhana dan kekeluargaan.
Bagi banyak warga Indonesia, angka ratusan juta rupiah untuk satu malam menginap terasa sangat kontras dengan realitas ekonomi sehari-hari. Peristiwa ini kembali membuka diskusi mengenai kesan gaya hidup dan prinsip kehati-hatian yang diharapkan dari pejabat tinggi negara, terutama saat mereka sedang melaksanakan tugas resmi di luar negeri.
Artikel Terkait
Bayi Baru Lahir Nyaris Dibawa Orang Asing di RSHS Bandung
Puan Maharani Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun Hadapi Lonjakan Harga Plastik
Raffi Ahmad Siap Beli Apartemen Julia Perez untuk Penuhi Amanah Terakhir Almarhumah
Xi Jinping dan Sekretaris Jenderal Vietnam Perkuat Komitmen Komunitas Nasib Bersama ASEAN