PARADAPOS.COM - Sebuah mobil travel Toyota Innova yang melayani rute Pekanbaru-Padang mengalami kecelakaan tunggal dan terperosok ke jurang di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (17/4/2026) dini hari. Insiden yang terjadi di ruas jalan Padang-Bukittinggi itu mengakibatkan tujuh orang, termasuk sopir, mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kronologi Insiden di Tikungan Lembah Anai
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Kendaraan bernomor polisi BL 1453 LL tersebut sedang dalam perjalanan dari Bukittinggi menuju Padang dengan kecepatan yang dilaporkan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian di Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, mobil diduga kehilangan kendali.
Kanit Lakalantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin Zachky, menjelaskan kronologi yang berhasil dihimpun dari pemeriksaan sementara. "Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga hilang kendali ke arah kiri jalan hingga akhirnya terperosok ke dasar jurang (out of control)," tuturnya saat dikonfirmasi pada Jumat siang.
Laporan resmi mengenai insiden ini baru diterima polisi sekitar pukul 08.00 WIB. Tim kemudian segera bergerak ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan proses evakuasi yang diperlukan.
Kondisi Korban dan Proses Evakuasi
Meskipun kendaraan mengalami kerusakan parah akibat terjatuh ke jurang, situasi bisa dibilang masih beruntung karena tidak ada korban jiwa. Seluruh tujuh orang yang berada di dalam mobil, termasuk pengemudi, mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Welfin menambahkan detail mengenai penanganan korban. "Korban luka berjumlah tujuh orang, termasuk pengemudi. Seluruhnya sudah dievakuasi ke RSUD Padang Panjang dan RSI Ibnu Sina (Yarsi) Padang Panjang," jelasnya.
Para korban terdiri dari Dedy Sirait (27), pengemudi asal Pekanbaru yang mengalami patah kaki kanan terbuka; Yenni Rasma (60), Lian Wahyu Saputra (19), Nayan (76), Ronald Arifin (37), dan Delfa Nelti (52) dengan luka lecet; serta Zuhelmi (46) yang mengalami luka robek di pelipis. Menurut pihak kepolisian, keluarga korban akan menjemput mereka setelah kondisi memungkinkan.
Kerugian Materiil dan Imbauan Keselamatan
Selain korban jiwa yang cedera, insiden ini juga menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit. Nilai kerusakan pada kendaraan minibus tersebut ditaksir mencapai Rp 10 juta, dengan bodi mobil mengalami penyok dan kerusakan signifikan akibat benturan keras.
Proses evakuasi kendaraan dari dasar jurang sempat membuat arus lalu lintas di jalur utama Padang-Bukittinggi tersendat. Namun, hingga berita ini diturunkan, kelancaran arus lalu lintas dilaporkan telah kembali normal.
Mengingat lokasi kejadian berada di kawasan Lembah Anai yang terkenal dengan kontur berkelok dan tebing curam, pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan. Kehati-hatian ekstra, terutama dalam mengatur kecepatan dan konsentrasi, sangat diperlukan saat melintasi ruas jalan yang rawan seperti ini.
Artikel Terkait
Wuling Eksion Siap Rilis 22 April 2026, Tawarkan Opsi EV dan PHEV
Tawuran dan Pembakaran Gerobak di Petamburan Berhasil Diredam dalam Setengah Jam
Menteri Bahlil Tegaskan Subsidi LPG 3 Kg Dijamin, 12 Kg untuk Kalangan Mampu
Tote Bag Bertahan sebagai Tren Utama Fashion Wanita, Gaya dan Fungsionalitas Jadi Kunci