PARADAPOS.COM - Pengacara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu, menegaskan bahwa kliennya meyakini keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini disampaikan Abdul dalam program 'Rakyat Bersuara' di iNews pada Selasa (28/4/2026). Lebih lanjut, Abdul mengungkapkan bahwa JK menyarankan Jokowi untuk memperlihatkan ijazahnya kepada publik demi mengakhiri polemik yang terus bergulir.
Latar Belakang Laporan Polisi
Abdul memaparkan alasan di balik langkah hukum yang diambil JK. Pada 8 April 2026 lalu, JK melaporkan ahli digital forensik Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri. Menurut Abdul, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Tuduhan yang menyebut JK berada di balik isu ijazah palsu Jokowi dinilai telah mencoreng reputasi sang mantan wakil presiden.
"Alasan beliau membuat laporan polisi itu karena terkait dengan reputasi beliau, dan untuk memperjelas bahwa beliau tidak berada di balik gerakan yang mempertanyakan atau mempersoalkan Pak Jokowi," ujar Abdul.
Keyakinan JK dan Saran untuk Jokowi
Dalam kesempatan yang sama, Abdul menyampaikan keyakinan pribadi JK. "Karena bagi Pak JK, ijazah Pak Jokowi adalah asli. Untuk itu karena beliau pernah menjadi wakil presiden memimpin Indonesia dalam dua kali presiden berbeda, terakhir beliau dengan Pak Jokowi," tuturnya.
Abdul menambahkan bahwa JK memandang polemik ini sebagai isu yang tidak substansial. "Beliau paham bagaimana kegaduhan yang tidak substantif itu bisa menggerus ongkos sosial," ucapnya.
Lebih jauh, Abdul menekankan peran sentral JK dalam perjalanan politik Jokowi. Ia mengingatkan bahwa JK-lah figur yang membawa Jokowi dari Solo, mempertemukannya dengan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, hingga akhirnya memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014. "Dalam video itu jelas, ijazah Pak Jokowi asli, beliau yang membawa Pak Jokowi dari Solo, dipertemukan dengan Ibu Mega, dengan Pak Prabowo, dan akhirnya memenangkan pertarungan di DKI dan kemudian mendaftar oleh permintaan Ibu Mega untuk sama-sama menjadi presiden dan wakil presiden lalu kemudian memenangkan pertarungan 2014," kata Abdul.
Berdasarkan keyakinan dan pengalaman panjangnya itu, JK pun memberikan saran. "Untuk itu di akhir konferensi pers beliau (JK), beliau menyampaikan bahwa ijazah asli itu diperlihatkan saja. Itu maksud beliau sebagai senior, saran yang bagus untuk menyudahi ini, supaya clear, close," kata Abdul.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun di Bekasi: Mobil Taksi Macet di Rel Picu Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Susi Pudjiastuti Resmi Jadi Komisaris Utama Independen bank bjb, Ayi Subarna Ditunjuk sebagai Direktur Utama
Tim Gabungan Identifikasi 10 dari 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi
Ramalan Tirta Siregar soal Kecelakaan Ular Besi Tepat Seminggu Sebelum Tragedi Kereta Api di Bekasi