Nah, yang membedakan adalah persyaratan ketat yang harus dipenuhi pengguna. Mereka harus melakukan registrasi dengan memasukkan informasi seperti gaji dan dokumen tertentu untuk memverifikasi status pernikahan mereka.
Proses seleksi melibatkan pengguna memberikan dokumen yang membuktikan bahwa mereka belum menikah dan berusia di atas 18 tahun, serta menyertakan foto terbaru.
Aplikasi juga meminta dokumen terkait pendapatan yang kemudian diperiksa dengan cermat.
Setelah itu, pengguna menjalani wawancara online sebelum dikenalkan dengan calon pasangan. Mereka juga diminta untuk menilai nilai-nilai dan kriteria yang mereka cari dalam pasangan.
Setelah dikenalkan, operator aplikasi memberikan ruang bagi "cinta bersemi." Jika kedua pengguna setuju, hubungan dapat berkembang menjadi serius satu lawan satu, dengan seluruh pengenalan dan pertemuan yang terencana ditangguhkan.
Pro dan Kontra Karena Ini
Pro:
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hariankami.com
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Toxic Leadership Kapolri Listyo Sigit: Krisis Komunikasi & Ujian Pemerintahan Prabowo
8 Jenis Pizza Italia Terkenal & Autentik 2024: Dari Margherita hingga Siciliana
Kasus Hogi Minaya: Analisis Hukum Lengkap Kekeliruan Polisi & DPR Menurut Pengacara & Pakar