paradapos.com - Paus Fransiskus kembali mengecam tindakan Israel atas penggunaan taktik yang dinilainya sebagai aksi terorisme di Gaza. Pimpinan gereja Katolik sedunia itu mengutuk pembunuhan dua perempuan Kristen oleh militer Israel yang mencari perlindungan di sebuah gereja.
Dilansir dari Reuters pada Senin (18/12), pernyataan Paus Fransiskus ini berkaitan dengan peristiwa ditembak matinya Nahida Khalil Anton dan putrinya, Samar, di kompleks Paroki Keluarga Kudus di Gaza.
Paus Fransiskus menyatakan keprihatinannya atas serangan terhadap warga sipil tak bersenjata di Gaza bahkan di kompleks peribadahan sekaligus. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan terorisme yang sangat kejam.
"Saya terus menerima kabar yang sangat serius dan menyakitkan dari Gaza, banyak warga sipil bahkan anak-anak terus menjadi korban penembakan dan pengeboman militer Israel," kata Paus Fransiskus.
Artikel Terkait
Viral! Gimah Warga Lumajang Minta Gunung Semeru Dipindah, Ini Kisah Trauma & Upaya Mitigasi
Roy Suryo Cs Tagih Dasar Hukum Surat Penyetaraan Ijazah Gibran ke Kemendikdasmen
Timothy Ronald Dilaporkan Polisi: Modus Penipuan Investasi Kripto Manta Rugikan Korban Miliaran
Gaji Pegawai Pajak 2024: Tukin Tertinggi Capai Rp117 Juta, Ini Rincian Lengkapnya