Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diragukan, Pengurus TPUA Membantah Misi Pelunasan Utang
PARADAPOS.COM - Klaim Damai Hari Lubis bahwa pertemuannya dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Eggi Sudjana pada 8 Januari 2026 adalah untuk melunasi utang sebagai bagian dari agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) diragukan kebenarannya.
Kecurigaan ini disampaikan oleh pakar telematika Roy Suryo melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026). Roy Suryo, yang juga merupakan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi, menyoroti adanya penyangkalan dari internal TPUA.
Menurut Roy, pertemuan yang diklaim sebagai hasil kesepakatan internal TPUA itu justru dibantah tegas oleh para pengurus inti lembaga tersebut. Penyangkalan ini disampaikan oleh tiga pengurus teras TPUA, yaitu Rizal Fadillah (Wakil Ketua Umum), Azam Khan (Sekretaris Umum), dan Kurnia Tri Royani (Bendahara Umum).
"Salah satu penyangkalan tersebut bahkan termuat dalam tayangan YouTube Bang Edy Channel," ujar Roy Suryo.
Fakta bahwa pengurus inti TPUA tidak mengetahui agenda pertemuan tersebut memunculkan pertanyaan besar. Roy Suryo mempertanyakan inisiatif dan latar belakang pertemuan yang awalnya disebut ingin dilakukan secara diam-diam (silent) itu.
"Kalau pengurus intinya saja tidak ada yang tahu, apalagi pihak luar. Maka sangat wajar bila ada kecurigaan 'pencairan'," pungkas Roy Suryo, mengisyaratkan kemungkinan motif lain di balik pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi.
Artikel ini terus berkembang seiring konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang terkait.
Artikel Terkait
Wacana Merger Gerindra-NasDem Menguat Usai Pertemuan Tertutup Prabowo dan Surya Paloh
Ketua KNPI Kritik Pernyataan Pemerintahan Beban Bangsa dari Akademisi
Isu Pengambilalihan Kendali Partai Mengintai Surya Paloh di Tengah Tekanan Bisnis
Pengamat Sarankan Pemerintah Tak Perlu Reaktif Tanggapi Setiap Usulan Luar