Tak hanya itu, Habib Bahar juga memuji cara UAH berdakwah, menurutnya dapat mudah dimengerti oleh orang-orang awam. “Orang berilmu, penjelasannya beliau gampang dimengerti, gampang dicerna, apalagi oleh orang-orang awam, MasyaAllah,” ujarnya.
Sebuah kisah menarik dari seorang anggota TNI yang dulunya merupakan seorang preman terminal, bernama Untung Pranoto. Pria bernama Untung Pranoto ini merupakan anggota Kopassus yang dulunya seorang mantan preman terminal.
Untung menjadi salah satu preman yang paling ditakuti, ia sering berkumpul di terminal Kota Semarang. Ilustrasi TNI Angkatan Darat. (kopassus.mil.id) Sejak awal, dirinya memiliki cita-cita bergabung dengan TNI Angkatan Darat.
Untung Pranoto mengaku tidak ingin selamanya menjadi preman hingga memutuskan untuk mengubah hidupnya menjadi seorang abdi negara. Kala itu, Untung Pranoto mencoba mendaftarkan dirinya menjadi seorang TNI AD, saat baru masuk pintu pendaftaran ia diusir petugas lantaran gaya pakaiannya yang kurang pantas.
Hingga ketiga kalinya mendaftar menjadi anggota TNI, ia mengubah total penampilan dirinya yang semula seperti preman menjadi layaknya seorang anggota TNI.
Untung mendaftar kembali dengan hanya bermodal restu orang tua, pada akhirnya ia diterima menjadi anggota TNI berpangkat Prada. Meski memulai dari pangkat rendah dan memiliki gaji hanya Rp75.000.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Mulyono Purwo Wijoyo Ditangkap KPK: Kronologi Lengkap Korupsi Restitusi PPN Miliaran Rupiah
TNI Klarifikasi Video Viral: Intel Awasi Anies di Warung Soto Karanganyar?
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan
Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT: Analisis Dampak Kemiskinan dan Tanggung Jawab Negara