paradapos.com - SEBUAH kelompok hak asasi manusia global Human Right Watch (HRW) menuduh Israel melakukan kejahatan perang dengan membuat orang-orang kelaparan di Jalur Gaza, pada hari Senin, 18 Desember 2023.
Kelompok yang berbasis di New York Amerika Serikat itu menyebutkan warga Palestina menjadi korban karena terus menghadapi serangan tanpa henti dalam perang Israel dengan militan Hamas.
Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji tidak akan berhenti melakukan pemboman dan pengepungan di daerah kantong pantai yang berpenduduk padat.
Baca Juga: Israel Umumkan Temukan Terowongan Terbesar Hamas Dekat Perbatasan di Jalur Gaza
Di lokasi padat warga, bangunan-bangunan menjadi reruntuhan, kelaparan merajalela, dan otoritas kesehatan mengatakan sekitar 19.000 warga Palestina telah terbunuh.
Meskipun tekanan global untuk melindungi warga sipil yang tidak punya tempat untuk pergi meningkat, Israel tetap bertekad untuk melenyapkan kelompok Hamas.
Kelompok Hamas disebut bertanggung jawab di balik serangan pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 240 orang, menurut pihak berwenang Israel.
Human Right Watch (HRW) yang berbasis di AS mengatakan pasukan Israel dengan sengaja menghalangi pengiriman air, makanan dan bahan bakar.
HRW juga menyebut Israel menghancurkan wilayah pertanian dan merampas 2,3 juta penduduk Gaza dari benda-benda yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.
“Pemerintah Israel menggunakan kelaparan warga sipil sebagai metode peperangan di Jalur Gaza yang diduduki,” katanya dalam sebuah laporan.
“Para pemimpin dunia harus bersuara menentang kejahatan perang yang menjijikkan ini,” kata mereka lagi.
Belum ada tanggapan segera terhadap laporan HRW dari Israel, yang membantah bahwa mereka menargetkan warga sipil.
Israel mengatakan mereka berusaha memfasilitasi bantuan kepada orang-orang tak berdosa sambil menghambat pasokan ke ribuan pejuang Hamas yang beroperasi dari terowongan.
Artikel asli: PARADAPOS.COM
Artikel Terkait
Menteri PPPA Minta Maaf atas Usulan Gerbong Khusus Perempuan Usai Kecelakaan KA di Bekasi
UGM Kukuhkan Guru Besar Mikrobiologi Terapan yang Serukan Penyelamatan Mikroba Tanah dari Kepunahan
Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditangkap karena Praktik Dokter Kecantikan Ilegal Sejak 2019, Korban Alami Cacat Permanen
Presiden Ultimatum Pejabat dan Intelektual: Pilih Bela Rakyat atau Tinggalkan Pemerintahan