PARADAPOS.COM - Metro TV menyelenggarakan National Governance Awards 2026 pada Jumat, 24 April 2026, sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi serta kepemimpinan strategis dalam pembangunan daerah. Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kota Medan meraih penghargaan untuk kategori Excellence City in Digital Public Services Transformation. Wali Kota Medan, Rico Triputra Bayu Waas, hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan sebagai Cambuk untuk Terus Berbenah
Suasana di lokasi acara tampak khidmat saat nama Kota Medan disebut sebagai salah satu penerima apresiasi. Rico Waas, yang mengenakan setelan formal, melangkah ke panggung dengan senyum tipis. Ia mengaku bangga, namun tidak ingin larut dalam euforia.
"Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Medan dalam kategori Good Governance ini tentu menjadi kebanggaan untuk saya secara pribadi dan juga untuk Kota Medan. Namun hanya saja tidak hanya kebanggaan, tapi ini juga menjadi cambuk. Kenapa? Di mana kita diberikan penghargaan, di situ kita juga harus menjaganya," ujar Rico Waas.
Ia menambahkan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan terus dijaga melalui transformasi digital. "Ke depannya itu juga harus makin baik lagi. Di mana di kehidupan kita sekarang dunia digital itu sudah sangat marak digunakan oleh seluruh masyarakat, ini harus bisa terus digunakan dan masyarakat juga bisa makin dekat kepada pemerintahnya. Itu yang terpenting. Antara gap antara pemerintah dengan masyarakat itu harus diperkecil. Itu fungsi-fungsi kita sebagai di pemerintah daerah," lanjutnya.
Capaian SPBE dan Fondasi Reformasi Birokrasi
Kota Medan menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dalam reformasi birokrasi, dengan digitalisasi sebagai motor penggerak utama tata kelola pemerintahan. Transformasi ini tidak hanya menyentuh aspek administrasi, melainkan juga mencakup pembenahan proses kerja yang berdampak pada efisiensi anggaran, penguatan pengawasan internal, serta percepatan pelayanan publik yang lebih responsif.
Dalam indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Kota Medan berhasil meraih skor 3,67—angka yang tergolong sangat tinggi. Capaian ini mencerminkan kematangan sistem digital terintegrasi yang menjadi tulang punggung konsep Smart Governance di kota tersebut. Lebih dari sekadar mengadopsi teknologi, Medan menjadikannya sebagai fondasi utama dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
"Selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah menyiapkan Medan dalam satu data. Jadi setiap masyarakat yang ada di Kota Medan kita akan punya data lengkapnya. Kehidupannya, gajinya, bagaimana permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya, anak-anaknya. Nah data-data ini akan kami kumpulkan menjadi dalam Medan satu data dan nantinya apabila adanya bantuan, program-program akan tepat sasaran nanti ke depannya. Itu yang sedang kami kejar di dalam tahun ini," jelas Rico Waas mengenai rencana strategisnya.
Ia juga menyoroti pengembangan sistem pelaporan berbasis teknologi terkini. "Termasuk pelaporan-pelaporan secara online yang nanti bisa dijawab secara generatif dan juga bisa secara konklusinya juga, dan setiap OPD yang ada di Kota Medan itu bisa langsung menanggapi permasalahan-permasalahan tersebut. Itu yang sedang kami kerjakan di tahun ini."
Konsistensi dalam transformasi digital ini menempatkan Kota Medan sebagai salah satu daerah yang progresif dalam membangun birokrasi modern yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan warganya. Dari panggung penghargaan hingga ke meja kerja di balai kota, semangat untuk memperkecil jarak antara pemerintah dan masyarakat terus digaungkan.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Akses Jalan di Merangin Lumpuh Akibat Longsor, Warga Gotong Royong Buka Jalur Manual
Ratusan Warga Jambi Sambut Kepulangan Jenazah Mahasiswi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Altos Luncurkan Solusi Infrastruktur AI dan Cloud Terintegrasi untuk Percepatan Transformasi Digital
Pemkab Badung Siapkan Jalur Khusus Transportasi Umum di Kuta dan Legian untuk Atasi Kemacetan