PARADAPOS.COM - Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi terkait teror kepala babi yang dikirim kepada wartawan Tempo, menuai kritik publik. Salah satunya datang dari aktor Fedi Nuril.
Melalui akun media sosial X (Twitter) miliknya, Fedi menyoroti respons Hasan yang terkesan mengabaikan seriusnya ancaman terhadap jurnalis.
Keterangan Hasan tersebut lantas dikomentari Fedi dengan nada kecewa.
“Kepala Komunikasi Presiden @NasbiHasan diminta tanggapan tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, dijawab dengan ‘udah, dimasak aja’. Lagi-lagi pemerintah menunjukkan komunikasi yang buruk dengan tidak bersimpati 🤦🏻 Ingat, Bang. Mulut Anda adalah mulut presiden!”
Kepala Komunikasi Presiden @NasbiHasan diminta tanggapan tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, dijawab dengan “udah, dimasak aja”.
Lagi2 pemerintah menunjukkan komunikasi yang buruk dengan tidak bersimpati 🤦🏻
Ingat, Bang. Mulut Anda adalah mulut presiden!
Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah warganet yang menilai pemerintah tidak menunjukkan empati terhadap ancaman terhadap kebebasan pers.
Hasan Nasbi sebelumnya memberikan tanggapan terkait teror yang diterima wartawan desk politik dan peladen siniar Bocor Alus Politik, Francisca Christy Rosana (Cica). Menurutnya, kepala babi tersebut lebih baik dimasak.
"Sudah dimasak saja, sudah dimasak saja," kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025).
Hasan menilai kepala babi yang sudah dipotong telinganya tersebut bukan termasuk ancaman pembunuhan bagi Cica. Pasalnya, Cica merespons teror kepala babi ini dengan santai.
"Enggak (ancaman) lah saya lihat ya saya lihat dari media sosialnya Francisca yang wartawan Tempo itu, itu dia justru minta dikirimin daging babi," ujarnya.
Sebagai informasi, redaksi Tempo melaporkan telah menerima kiriman paket berisi kepala babi yang ditujukan kepada wartawannya, Francisca Christy Rosana alias Cica. Insiden ini dinilai sebagai bentuk teror terhadap kebebasan pers.
Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menyebut pihaknya sedang menyiapkan langkah hukum dan respons lanjutan terhadap peristiwa tersebut.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.604 per Dolar AS di Tengah Klaim Utang Aman dan Intervensi Agresif BI
Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS Akhir Mei 2026, Tertekan Geopolitik dan Lonjakan Impor Energi
Petani di Limapuluh Kota Selamat Setelah 10 Hari Tersesat di Hutan, Akui Temui Penari Misterius