Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi belum bisa membuktikan ketokohannya dalam membesarkan parpol.
Sebab selama ini karir politik Jokowi dikatrol PDIP, mulai dari walikota, gubernur hingga menjadi presiden dua periode.
Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menanggapi wacana Jokowi mendirikan parpol baru untuk menghadapi Pilpres 2029.
"Jokowi belum bisa membuktikan ketokohannya dalam membesarkan parpol," kata Hari kepada RMOL, Minggu 30 Maret 2025.
Hari pun menyoroti hasrat Jokowi yang hendak kembali ke parpol yang membesarkannya dan merebut posisi ketua umumnya.
"Partai yang dipegang anaknya saja tidak lolos ke Senayan bahkan sudah dikatrol lewat kekuatan uang dan peran salah satu pimpinan lembaga negara," pungkas Hari.
Sumber: rmol
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist
Artikel Terkait
Investor Unggul Metro Timur Indonusa Suntik Dana ke Otto Media Grup untuk Dukung Branding Startup
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran