Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memunculkan banyak spekulasi.
Analis komunikasi politik, Hendri Satrio alias Hensat, menduga pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi pasca Idulfitri, melainkan membahas sejumlah kesepakatan strategis.
"Kalau mereka-reka bolehlah deal-nya ya reshuffle lah, sangat mungkin. Kader PDIP akan masuk ke kabinetnya Pak Prabowo Subianto," ujar Hensat lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 9 April 2025.
Menurutnya, masuknya PDI Perjuangan ke dalam pemerintahan bisa menjadi angin segar untuk stabilitas politik dan kerja-kerja eksekutif.
Namun di sisi lain, hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi demokrasi mengingat saat ini hampir semua partai merapat ke pemerintahan.
"Kalau menurut saya bagus buat pemerintahan, tapi buat demokrasi, ah ini challenge bagus. Kalau semuanya masuk (pemerintah), kan masyarakat sipil harus benar-benar mengandalkan DPR bila ingin mengkritisi pemerintah," jelasnya.
Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu menekankan pentingnya fungsi DPR dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi publik sebagai pengimbang kekuasaan.
"Kan DPR ada fungsi menerima aspirasi itu, nah itu kita andalkan," tegas Hendri.
Selain kemungkinan reshuffle dan masuknya kader PDIP ke kabinet, Hendri juga menyebut bahwa salah satu bentuk kesepakatan lainnya.
"Deal lainnya, Pak Prabowo akan hadir di acara kongresnya PDI Perjuangan," duga dosen ilmu politik Universitas Paramadina itu.
Sumber: rmol
Foto: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri/Ist
Artikel Terkait
Yegor Yarmolyuk: Dari Latihan Mandiri di Halaman Rumah hingga Tembus Skuad Utama Brentford
Keluarga Korban Penyekapan di Bandung Tuntut Keadilan, Minta Mata Tersangka Dicungkil
Mantan Ketua Ombudsman Gunakan 10 Nama Samaran untuk Kelola Suap Nikel Rp4,8 Miliar
Hotman Paris Desak Jokowi Tertibkan Pengacara yang Bukan Kuasa Hukum Ramai Berkomentar soal Kasus Ijazah