'Dalam Kasus Ijazah Jokowi, Jujurkah Polri?'
Oleh: Sholihin MS
Pemerhati Sosial dan Politik
Keraguan rakyat terhadap ketidakseriusan, ketidakjujuran, dan ketidakprofesionalan Polri dalam kasus keaslian ijazah Jokowi sepertinya makin terbukti.
Perkara yang sudah terang benderang tentang ketidakotentikan ijazah Jokowi — yang didukung oleh fakta, data, cerita, analisa, dan testimoni berbagai pihak, baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung — tapi polisi masih tetap berani mengeluarkan statemen kontroversial yang memastikan ijazah Jokowi itu asli. Tampaknya Polri sedang bermain api.
Sebagai lembaga penegakan hukum dan pengayom masyarakat yang sangat besar, yang telah diamanati untuk menjalankan hukum dan ketertiban secara adil dan benar, tampaknya Polri justru terjebak dalam pusaran kekuatan dan kekuasaan jahat.
Akibatnya, Polri sering tidak jujur, tidak transparan, dan tidak profesional.
Ketidakjujuran Polri bisa dilihat dari beberapa hal berikut:
Pertama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berlaku tidak netral dan diduga telah pasang badan sebagai pelindung (kejahatan) Jokowi.
Kedua, Polri sangat tertutup dalam menangani kasus ijazah Jokowi.
Artikel Terkait
KPK Minta Alat Canggih untuk OTT, Targetkan 30 Operasi Per Tahun
Refly Harun Kritik Penetapan Tersangka Roy Suryo: Ancaman bagi Kebebasan Berpendapat
Bahar Bin Smith Ditahan sebagai Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang: Ini Pasal & Jadwal Pemeriksaan
Hary Tanoe dalam Berkas Epstein: Fakta Beli Rumah Trump dan Isu CIA Indonesia