Tak sedikit pula yang salah fokus atau fokus dengan pose yang ditampilkan politisi 48 tahun tersebut.
"Aw warna pink," tulis seorang warganet.
"Prikitiiw bedaknya salah shade om, whitecast banget," kata seorang warganet perempuan.
"Sekarang merasa Tony Stark, dulunya merasa SNSD," komentar warganet lain.
Meski begitu, banyak wargnaet melihatnya sebagai ekspresi gaya pribadi yang unik dan tidak perlu dipermasalahkan.
Mereka berpendapat bahwa pilihan busana adalah hak individu, dan tidak seharusnya dikaitkan dengan kinerja atau integritas seseorang, terutama dalam konteks kegiatan pribadi seperti olahraga.
"Gaya adalah bagian dari identitas, dan tidak seharusnya menjadi tolok ukur," komentar seorang warganet.
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap