Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa keliru dalam membaca data subsidi energi mendapat sorotan warganet.
Dikutip dalam akun Instagram RMOL, Sabtu, 4 Oktober 2025, banyak warganet lebih mempercayai data dari Purbaya ketimbang Bahlil.
“Kami lebih percaya Purbaya dari pada Bahlil,” tulis pemilik akun @edy.kurniawan315.
“Sy sebagai rakyat,mendukung Purbaya,” timpal akun @asban_234.
“Lebih percaya Purbaya laaah....,” tegas akun @ifatoha7.
Ada juga warganet yang mengaitkan dengan ijazah Bahlil melawan segudang rekam jejak pendidikan Purbaya.
“ITB Purdue University X Universitas Ruko Ijazah nyolong ---> ya jelas lbh percaya Purbaya laaaa,” ujar akun @susilacahyono.
Tak sampai di situ, warganet juga mengharapkan agar Bahlil dipecat dari jabatannya sebagai Menteri ESDM.
“Kapan org ini diganti ya??????” tanya akun @mahendrajaya83.
Bahlil sebelumnya menanggapi ucapan Purbaya soal selisih harga keekonomian dengan harga subsidi, termasuk pada LPG 3 kg.
Bahlil menegaskan data subsidi masih difinalkan bersama BPS dan BPH Migas.
“Itu mungkin Menkeu salah baca data. Mungkin beliau belum dapat masukan yang tepat dari Dirjen maupun timnya,” kata Bahlil di Kantor BPH Migas, Kamis, 2 Oktober 2025.
Sedangkan Purbaya menyebut harga keekonomian LPG 3 kg mencapai Rp42.750 per tabung. Padahal, masyarakat hanya membayar Rp12.750. Artinya, ada selisih sekitar Rp30 ribu per tabung yang harus ditutup pemerintah.
Sumber: rmol
Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: Instagram RMOL)
Artikel Terkait
Menkop Klarifikasi Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes adalah Kipas Industri Rp11,4 Juta per Unit
Benny Djannah, Tangan Kanan Hotman Paris Selama 20 Tahun, Dituduh Makelar Kasus oleh Putra Sang Pengacara
Putra Hotman Paris Kecam Ayahnya yang Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Sebut Pembelaan ke Rakyat Kecil Hanya Strategi Marketing
Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah tanpa Bayaran, Sebut Capaian Jampidsus Kembalikan Rp430 Triliun ke Negara