Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, meminta agar pernyataan Mahfud MD dilengkapi dengan data dan dokumen pendukung yang jelas.
"Kalau Pak Mahfud menyampaikan seperti itu ya mudah-mudahan ada informasi, ada data dan dokumen yang bisa mendukung kejelasan dari yang disampaikan," ujar Setyo di Jakarta.
Hingga saat ini, KPK mengaku belum menerima informasi resmi terkait dugaan mark up proyek kereta cepat Whoosh. Setyo menegaskan bahwa pihaknya menunggu penyerahan informasi lebih lanjut dari Mahfud MD.
"Saya yakin beliau mungkin punya (dokumen pendukung), tinggal nanti apakah beliau mau menyerahkan atau apa, tergantung dari beliau," ujarnya. Setiap informasi yang masuk nantinya akan ditelaah terlebih dahulu oleh Kedeputian di KPK untuk menentukan langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya