Agus mengaku telah menolak ketika PT KAI menggantikan posisi PT WIKA sebagai lead konsorsium proyek KCJB. Ia mempertanyakan dari mana pendapatan untuk membiayai proyek tersebut, dan khawatir KAI bisa kembali merugi. Sekarang, ia menilai wajar jika Danantara yang menanggung beban utang Whoosh.
Agus menyarankan agar Menteri Keuangan segera rapat bersama Danantara dan Komisi XI DPR untuk mencari solusi terkait proyek Whoosh. Dengan beban utang mencapai Rp116 triliun dan bunga sekitar Rp2 triliun per tahun, proyek ini dinilai sangat memberatkan keuangan negara.
Bahkan, dikhawatirkan beban utang Whoosh dapat mengganggu anggaran program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Sumber: Paradapos.com
Artikel Terkait
Smartwatch Kopilot Farhan Gunawan Masih Aktif, Catat 4000 Langkah Setelah Kecelakaan ATR 42-500
Smartwatch Copilot Farhan Catat 13.647 Langkah Pascakecelakaan, Harapan Baru dari Gunung Bulusaraung
Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK: Dugaan Fee Proyek, CSR, dan Kekayaan Rp16,9 Miliar
Timothy Ronald Dilaporkan Lagi ke Polisi: Agnes Stefani Rugi Rp1 Miliar dari Dugaan Penipuan Crypto