“Yang paling sedih saya, kalau mereka menjelekkan bangsa sendiri. Kita tahu semua masalah Indonesia, kita tahu kita butuh lapangan kerja. Tapi bagaimana mau ada lapangan kerja kalau ekonomi tidak tumbuh cepat? Bagaimana ekonomi mau tumbuh kalau para pemimpin saling gontok-gontokan, saling menjelekkan, menimbulkan kebencian?” tegas Presiden.
Prabowo juga mengkritik tindakan anarkistis yang dibungkus dalih kebebasan berekspresi, seperti pembakaran gedung DPR dan fasilitas publik. Menurutnya, tindakan semacam itu bertentangan dengan semangat demokrasi sejati.
Keyakinan pada Kebijakan Rakyat Indonesia
Meski prihatin, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Indonesia semakin bijak dan tidak mudah terprovokasi hasutan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan tugas bagi rakyat dan bangsa Indonesia bersama seluruh koalisi dan ormas pendukung.
Artikel Terkait
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid: Kronologi Lengkap & Fakta Polisi
Fakta Kasus Es Gabus Viral: Hasil Lab Bantah Tuduhan Spons, Polisi Minta Maaf
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru