Bahlil Lahadalia Sempat Alami Busung Lapar Saat Kuliah, Ini Fakta & Gejalanya pada Orang Dewasa

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:50 WIB
Bahlil Lahadalia Sempat Alami Busung Lapar Saat Kuliah, Ini Fakta & Gejalanya pada Orang Dewasa

Bahlil Lahadalia Ungkap Pengalaman Busung Lapar Saat Kuliah, Benarkah Orang Dewasa Bisa Mengalaminya?

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan pengalaman pribadi yang mengejutkan. Dalam acara Tasyakuran HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta Barat, Senin (20/10/2025), Bahlil dengan emosional bercerita bahwa dirinya pernah mengalami busung lapar sewaktu masih kuliah.

Berdasarkan pengalaman sulitnya itu, Bahlil Lahadalia pun memuji program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Prabowo Subianto. Ia menyebut program tersebut sebagai langkah mulia, terlebih setelah dirinya merasakan langsung betapa sulitnya mendapatkan asupan gizi yang layak di masa lalu.

"Kebetulan saya pernah dulu merasakan waktu proses sekolah tidak terlalu mendapatkan makanan yang bergizi. Satu waktu kuliah pernah busung lapar," ujar Bahlil dalam sambutannya.

Pengakuan Bahlil ini mungkin menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang: Apakah orang dewasa memang bisa mengalami busung lapar?

Busung Lapar pada Orang Dewasa: Fakta Medis

Busung lapar, yang dalam istilah medis dikenal sebagai kwashiorkor (kekurangan protein akut) dan marasmus (kekurangan kalori dan energi), memang lebih sering diidentifikasi pada anak-anak. Namun, faktanya, kondisi malnutrisi parah ini juga dapat dialami oleh orang dewasa, terutama dari kelompok yang rentan.

Busung lapar pada dewasa disebabkan oleh kekurangan nutrisi kronis dalam jangka waktu yang lama. Berikut adalah kelompok orang dewasa yang memiliki risiko tinggi mengalami kondisi ini:

1. Ibu Hamil

Kebutuhan nutrisi yang meningkat signifikan selama kehamilan membuat ibu hamil sangat rentan mengalami kekurangan gizi, yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

2. Lansia

Penurunan fungsi tubuh dalam menyerap nutrisi, disertai dengan masalah kesehatan kronis atau isolasi sosial, menjadikan kelompok lansia sangat berisiko.

3. Orang dengan Penyakit Kronis

Individu yang menderita penyakit seperti HIV/AIDS, diare kronis, kanker, atau gangguan makan (seperti anoreksia nervosa) lebih rentan terhadap malnutrisi parah yang dapat berkembang menjadi busung lapar.

4. Masyarakat dengan Ekonomi Lemah

Keterbatasan akses finansial untuk membeli makanan bergizi menjadi faktor penyebab utama busung lapar pada orang dewasa.

Ciri-Ciri Busung Lapar pada Orang Dewasa

Gejala busung lapar pada orang dewasa bisa bervariasi, namun beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penurunan berat badan yang sangat drastis dan tidak normal.
  • Kelelahan ekstrem dan rasa lemas yang terus-menerus.
  • Sulit berkonsentrasi dan fokus.
  • Pembengkakan (edema) pada bagian tubuh seperti perut, wajah, atau kaki.
  • Area pipi dan mata yang tampak cekung.
  • Perubahan pada kulit dan rambut menjadi kering, kusam, dan mudah rontok.

Sumber: https://www.suara.com/news/2025/10/21/163552/bahlil-lahadalia-busung-lapar-sewaktu-kuliah-apa-orang-dewasa-memang-bisa-mengalaminya

Foto: Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Bagaskara)

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar