Daftar 40 Calon Pahlawan Nasional 2025: Dari Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah
Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi telah mengajukan 40 nama calon penerima gelar Pahlawan Nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK). Proses pengusulan ini merupakan langkah strategis untuk memberikan penghargaan tertinggi negara kepada para tokoh yang dianggap berjasa.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa seluruh nama calon telah melalui proses verifikasi dan seleksi yang panjang serta memenuhi semua persyaratan administratif dan substantif. Mekanisme pengusulan dimulai dari level pemerintahan paling bawah.
"Prosesnya dimulai dari kabupaten/kota dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat, ahli sejarah, dan tentu didukung oleh bukti-bukti dokumenter yang kuat," jelas Gus Ipul. Setelah itu, usulan naik ke tingkat provinsi, kemudian diverifikasi oleh Kemensos, dan terakhir diajukan ke Dewan Gelar untuk penilaian akhir.
Di antara ke-40 nama tersebut, terdapat beberapa tokoh nasional yang sangat familiar di telinga masyarakat. Yang paling mencolok adalah nama Presiden ke-2 RI, Soeharto, dan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Selain itu, nama aktivis buruh legendaris, Marsinah, juga masuk dalam daftar usulan, menunjukkan pengakuan terhadap perjuangan di luar jalur militer dan pemerintahan.
Lengkap: Daftar 40 Nama Calon Pahlawan Nasional
Berikut adalah daftar lengkap 40 tokoh yang diusulkan untuk menerima gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025, yang terbagi dalam beberapa kategori usulan:
Usulan Baru untuk Tahun 2025
- KH. Muhammad Yusuf Hasyim (Jawa Timur)
- Demmatande (Sulawesi Barat)
- KH. Abbas Abdul Jamil (Jawa Barat)
- Marsinah (Jawa Timur)
Usulan yang Ditunda dari Tahun 2024
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Sumatera Barat) - Diusulkan 2024
- Abdoel Moethalib Sangadji (Maluku) - Diusulkan 2023
- Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin (DKI Jakarta) - Diusulkan 2010
- Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu (Sulawesi Utara) - Diusulkan 2023
- Mr. Gele Harun (Lampung) - Diusulkan 2023
- Letkol Moch. Sroedji (Jawa Timur) - Diusulkan 2019
- Prof. Dr. Aloei Saboe (Gorontalo) - Diusulkan 2021
- Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng (Jawa Tengah) - Diusulkan 2010
- Mahmud Marzuki (Riau) - Diusulkan 2022
- Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar (Aceh) - Diusulkan 2021
- Drs. Franciscus Xaverius Seda (Nusa Tenggara Timur) - Diusulkan 2012
- Andi Makkasau Parenrengi Lawawo (Sulawesi Selatan) - Diusulkan 2010
- Tuan Rondahaim Saragih (Sumatera Utara) - Diusulkan 2020
- Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma (Jawa Barat) - Diusulkan 2024
- K.H. Wasyid (Banten) - Diusulkan 2024
- Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati (Jawa Tengah) - Diusulkan 2024
Usulan yang Memenuhi Syarat dan Diajukan Kembali (Periode 2011-2023)
- Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur) - Diusulkan 2021
- K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Jawa Timur) - Diusulkan 2010
- H.M. Soeharto (Jawa Tengah) - Diusulkan 2010
- K.H. Bisri Syansuri (Jawa Timur) - Diusulkan 2020
- Sultan Muhammad Salahuddin (Nusa Tenggara Barat) - Diusulkan 2012
- Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf (Sulawesi Selatan) - Diusulkan 2010
- H.B. Jassin (Gorontalo) - Diusulkan 2022
- Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Jawa Barat) - Diusulkan 2022
- M. Ali Sastroamidjojo (Jawa Timur) - Diusulkan 2023
- dr. Kariadi (Jawa Tengah) - Diusulkan 2020
- R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo (Jawa Tengah) - Diusulkan 2023
- Basoeki Probowinoto (Jawa Tengah) - Diusulkan 2023
- Raden Soeprapto (Jawa Tengah) - Diusulkan 2010
- Mochamad Moeffreni Moe'min (DKI Jakarta) - Diusulkan 2018
- K.H. Sholeh Iskandar (Jawa Barat) - Diusulkan 2023
- Syekh Sulaiman Ar-Rasuli (Sumatera Barat) - Diusulkan 2022
- Zainal Abidin Syah (Maluku Utara) - Diusulkan 2021
- Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy (Maluku) - Diusulkan 2021
- Chatib Sulaiman (Sumatera Barat) - Diusulkan 2023
- Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri (Sulawesi Tengah) - Diusulkan 2010
Sumber artikel asli: Paradapos.com
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Buka Opsi Naikkan Batas Defisit APBN di Atas 3 Persen
Presiden Prabowo Usulkan WFH untuk Antisipasi Ancaman Kelangkaan BBM
Biaya Tersembunyi Trading: Slippage dan Spread yang Diam-diam Gerogoti Profit
Cara Aman dan Praktis Mengunduh Video TikTok untuk Kebutuhan Pribadi