Dedi Mulyadi Dipergoki! Uang Rp 4 Triliun Mengendap di Bank, Ini Fakta yang Ditutup-tutupi

- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 08:50 WIB
Dedi Mulyadi Dipergoki! Uang Rp 4 Triliun Mengendap di Bank, Ini Fakta yang Ditutup-tutupi

Dedi Mulyadi Didesak Buka Suara Soal Dana Rp 4,1 Triliun Jabar Mengendap di Bank

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat desakan untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai laporan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang dana Pemda Jabar sebesar Rp 4,1 triliun yang mengendap di bank.

Pertanyaan Besar atas Bunga Deposito

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyoroti hal ini. Ia mempertanyakan, jika anggaran sebesar Rp 4 triliun itu diendapkan dalam bentuk deposito berjangka tiga atau enam bulan, tentu bunganya akan sangat lumayan.

"Masalahnya, bunganya itu untuk siapa dan untuk apa?” tegas Jamiluddin Ritonga seperti dikutip dari RMOL, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Kekhawatiran Penyimpangan Anggaran

Jamiluddin menilai Dedi Mulyadi dan kepala daerah lainnya perlu menjelaskan motivasi di balik pengendapan dana tersebut. Ia juga mempertanyakan apakah anggaran yang disediakan benar-benar digunakan untuk pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Dengan begitu, pengendapan anggaran bukan dimaksudkan untuk mendapatkan bunga untuk keuntungan pihak-pihak tertentu. Kalau ini yang terjadi, maka pengendapan anggaran sudah sengaja diselewengkan,” papar Jamiluddin.

Menurutnya, pihak yang melakukan hal semacam itu jelas menghambat pembangunan di daerah dan harus diberi sanksi yang berat.

Desakan untuk Bukti Nyata

Jamiluddin menambahkan bahwa Dedi Mulyadi perlu menuntaskan persoalan ini agar tuduhan negatif terkait pengendapan anggaran daerah dapat diminimalkan.

“Hal itu dapat diwujudkan bukan dengan kata-kata, tapi bukti berdasarkan hasil investigasi,” pungkasnya.

Bantahan dan Klarifikasi Dedi Mulyadi

Sebelumnya, KDM (sapaan akrab Dedi Mulyadi) membantah pernyataan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri yang menyebut ada dana Pemda Jabar mengendap di bank.

“Kalau ada yang menyatakan ada uang Rp4,1 triliun tersimpan dalam bentuk deposito, serahin datanya ke saya. Soalnya saya bolak-balik ke BJB nanyain, kumpulin staf, marahin staf, ternyata tidak ada dibuka di dokumen, kasda juga tidak ada,” kata Dedi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jika memang ada dana mengendap sebesar itu.

Pengakuan atas Kas yang Disiapkan

Meski membantah, Dedi mengakui bahwa Pemprov Jabar memiliki kas sebesar Rp 2,3 triliun di perbankan. Menurutnya, dana itu bukan diendapkan, melainkan disiapkan khusus untuk pembayaran proyek dan kontrak kepada pihak ketiga yang akan jatuh tempo menjelang akhir tahun.

Klaim Keakuratan Data dari Pemerintah Pusat

Di sisi lain, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa data yang digunakan pemerintah pusat bersumber langsung dari pantauan Bank Indonesia (BI) yang dihimpun dari seluruh perbankan di Indonesia. Karena itu, menurutnya, data tersebut sudah seharusnya akurat.

Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/25/684399/dedi-mulyadi-harus-jujur-soal-duit-rp4-triliun-mengendap-di-bank-

Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: RMOL/Jamaluddin Akmal)

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar