Pernyataan MUI Sambas
Ketua MUI Kabupaten Sambas, Dr. Sumar'in, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan yang dianggap merendahkan kesucian ajaran agama. Menurutnya, video tersebut telah melukai perasaan umat Islam secara luas.
"Kasus ini jelas telah mencederai umat Islam. Kami berharap proses hukum dapat berjalan dengan bijak dan seadil-adilnya," kata Dr. Sumar'in.
Ia juga mengingatkan pentingnya etika dalam bermedia sosial dan meminta semua pihak menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada pihak berwenang.
Permohonan Maaf Para Pelaku
Setelah video viral dan mendapat kecaman, para wanita yang terlibat akhirnya muncul memberikan klarifikasi. Melalui video permohonan maaf, mereka menyampaikan penyesalan sebesar-besarnya kepada masyarakat.
Marina, sebagai pengunggah video, bersama rekannya mengaku tidak memiliki niat untuk melecehkan agama. Saat ini, proses hukum terus berjalan di Polres Sambas untuk menentukan langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya