Mengurai Polemik Kereta Cepat Whoosh: Peran Kunci DPR dan Sorotan pada Luhut
Isu markup anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) kembali mencuat. Untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan ini, DPR sebagai lembaga pengawas pemerintah memiliki wewenang penuh untuk memanggil berbagai pihak yang terlibat langsung dalam proyek strategis nasional ini.
Pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim, menegaskan bahwa salah satu figur yang dapat dimintai keterangan adalah Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut, yang pada era Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, diketahui ikut mengawal proyek Whoosh yang kini dikabarkan menghadapi persoalan utang kepada China.
Wildan menyatakan, “Pak Luhut berikut anak buahnya bisa dimintai keterangan agar duduk perkara proyek ini diketahui publik. Kalau memang janggal, lantas kenapa dilanjutkan.”
Pernyataan ini semakin relevan menyusul komentar Luhut sendiri, yang kini menjabat Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), yang mengungkapkan bahwa proyek Whoosh sudah bermasalah sejak tahap perencanaan awal. Hal ini memunculkan spekulasi adanya tekanan dari pressure group tertentu yang memaksa proyek tetap berjalan meski diketahui memiliki kejanggalan.
Dengan demikian, langkah tegas DPR untuk menyelidiki dugaan markup anggaran Whoosh dinilai penting untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek infrastruktur nasional.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/27/684524/mengurai-benang-kusut-whoosh-bisa-dimulai-dari-luhut-
Artikel Terkait
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Picu Perdebatan Norma di Media Sosial
Pemuda Tewas Dibunuh di Kamar Penginapan Medan, Jenazah Dibuang ke Sungai
Polisi Usut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, DPR Desak Penanganan sebagai Percobaan Pembunuhan
Menteri Keuangan Buka Opsi Naikkan Batas Defisit APBN di Atas 3 Persen