Budi juga mengajak masyarakat yang memiliki data atau informasi terkait kasus ini untuk menyampaikannya kepada KPK. Proses penyelidikan yang dimulai sejak awal tahun 2025 ini disebutnya terus menunjukkan progres.
Secara terpisah, mantan Presiden Jokowi memberikan pernyataan mengenai prinsip transportasi massal. Ia menekankan bahwa transportasi umum seperti kereta cepat Whoosh merupakan layanan publik yang tujuan utamanya bukan mencari keuntungan finansial.
“Prinsip dasar transportasi massal adalah layanan publik, bukan mencari laba. Transportasi umum tidak diukur dari labanya,” tegas Jokowi.
Perkembangan kasus dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh ini terus menjadi perhatian publik. Masyarakat menanti langkah lanjutan KPK dalam mengusut tuntas proyek infrastruktur strategis nasional tersebut.
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya