Terungkap! Peran Najelaa Shihab di Balik Grup WA Eksklusif Mas Menteri Core Team Nadiem Makarim

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:00 WIB
Terungkap! Peran Najelaa Shihab di Balik Grup WA Eksklusif Mas Menteri Core Team Nadiem Makarim

Najelaa Shihab di Grup WA 'Mas Menteri Core Team' Nadiem Makarim: Faktanya

Terungkap fakta baru bahwa Najelaa Shihab, pendiri Sekolah Cikal dan penggagas Sekolah Murid Merdeka, merupakan anggota grup WhatsApp eksklusif 'Mas Menteri Core Team' bersama Nadiem Makarim. Grup ini menjadi wadah diskusi strategis para ahli pendidikan Indonesia.

Pengakuan Pengacara Nadiem Soal Grup WA 'Mas Menteri Core Team'

Tabrani Abby, pengacara Nadiem Makarim, mengonfirmasi keberadaan grup WhatsApp tersebut. Menurut Abby, anggota grup terdiri dari berbagai pakar pendidikan, mantan staf khusus, dan mitra eksternal Kemendikbudristek.

"Di situ ada Jurist Tan, ada Fiona Handayani, ada Najeela, dan lain-lain. Grup itu dibuat sebagai forum diskusi dan tempat brainstorming dalam menyiapkan strategi kebijakan pendidikan," jelas Abby, Senin (27/10/2025).

Fokus Diskusi: Visi Pendidikan Nasional dan Reformasi Kurikulum

Menurut penjelasan resmi, grup 'Mas Menteri Core Team' berfokus pada pembahasan visi kebijakan pendidikan nasional. Topik utama yang dibahas meliputi:

  • Penyederhanaan asesmen guru
  • Reformasi kurikulum pendidikan
  • Digitalisasi sistem pendidikan
  • Penguatan program Merdeka Belajar

Abby menegaskan, "Konteksnya adalah bagaimana sistem pendidikan bisa didukung teknologi. Tidak ada pembahasan tentang pengadaan Chromebook atau perangkat tertentu."

Konfirmasi Langsung dari Najelaa Shihab

Secara terpisah, Najelaa Shihab membenarkan keikutsertaannya dalam beberapa grup WhatsApp bersama Nadiem Makarim dan pejabat Kemendikbudristek.

"Saya bersama puluhan orang lainnya ada di beberapa WA group bersama Nadiem Makarim, mitra pendidikan independen, dan pejabat-pejabat kementerian," ujar Najelaa, Selasa (28/10/2025).

Namun, Najelaa menegaskan bahwa diskusi hanya terfokus pada kajian kebijakan pendidikan melalui Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) yang ia pimpin.

Dokumentasi Ribuan Halaman Percakapan

Abby mengungkapkan bahwa ribuan halaman percakapan dari grup WA tersebut telah didokumentasikan untuk kepentingan hukum.

"Ada sekitar seribu lembar percakapan yang kami print. Mungkin nanti, kalau waktunya tepat, bisa kami tunjukkan ke media," kata Abby.

Informasi ini mengungkap dinamika kolaborasi antara praktisi pendidikan dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan nasional yang lebih baik.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar