"Saya enggak tahu ya. Sampai sekarang, saya belum tahu perkembangannya," ungkap Mahfud MD. Ia menjelaskan bahwa komunikasi resminya dengan pemerintah sudah selesai sejak lama, tepatnya ketika ia menyatakan kesediaannya untuk bergabung.
Kesiapan Mahfud MD dan Proses Seleksi
Mahfud memilih untuk tidak proaktif menanyakan kelanjutan rencana tersebut kepada Istana. "Nanti dikira saya ingin atau apa, gitu. Saya kan cuma bersedia. Tapi saya tidak pernah bertanya ke siapapun," ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini memahami kompleksitas dalam penyusunan tim sepenting ini. "Karena saya tahu tidak mudah pertimbangannya, jadi biar presiden mengolah dengan sebaik-baiknya. Apapun, nanti hasilnya ya kita tunggu aja dari presiden," tutur Mahfud.
Konfirmasi Keikutsertaan Mahfud MD
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi telah mengonfirmasi bahwa Mahfud MD bersedia bergabung dalam Komite Reformasi Polri. Komite ini rencananya akan beranggotakan sekitar sembilan tokoh, termasuk beberapa mantan Kapolri.
Isu reformasi Polri kembali mencuat setelah sebelumnya sempat menjadi bahan diskusi publik. Masyarakat kini menunggu kepastian dari pemerintah mengenai realisasi pembentukan komite reformasi kepolisian tersebut.
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya