Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini menekankan bahwa generasi muda Indonesia saat ini tidak boleh lagi dipandang sebagai pelengkap atau objek politik semata. Mereka justru harus diberikan ruang yang luas untuk tampil dan memimpin proses perubahan.
"Kita tidak bisa lagi memandang anak muda hanya sebagai objek politik. Mereka adalah subjek utama dalam perubahan sosial," jelas politikus perempuan asal Maluku tersebut.
Saadiah menambahkan bahwa makna kontemporer Sumpah Pemuda terletak pada keberanian generasi muda untuk berkolaborasi, menyuarakan aspirasi, dan memimpin gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
"Sumpah Pemuda di masa kini adalah keberanian untuk bersuara, berkolaborasi lintas latar belakang, dan berani memimpin gerakan yang membawa manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap