Tes DNA Dilakukan, Identitas 2 Kerangka Korban Demo di Gedung ACC Kwitang Segera Terungkap

- Sabtu, 01 November 2025 | 13:45 WIB
Tes DNA Dilakukan, Identitas 2 Kerangka Korban Demo di Gedung ACC Kwitang Segera Terungkap

Kerangka Ditemukan di Kwitang: 2 Keluarga Orang Hilang Saat Demo Jalani Tes DNA

Polisi mengonfirmasi bahwa dua keluarga korban orang hilang dalam demonstrasi akhir Agustus 2025 telah menjalani tes DNA. Pemeriksaan ini terkait penemuan dua kerangka manusia di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat yang hangus terbakar.

Kedua orang yang masih hilang tersebut identitasnya adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid. Proses sampling DNA telah dilakukan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk memastikan identitas kedua kerangka yang ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. "Keluarga kedua nama tersebut sudah melakukan uji sampling di Labfor Polri, kita tunggu hasilnya keluar ya," ujarnya pada Sabtu (1/11/2025).

Kronologi Penemuan Kerangka di Gedung ACC Kwitang

Dua kerangka manusia ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di ruko Astra Credit Companies (Gedung ACC) Kwitang. Gedung ini sebelumnya mengalami kebakaran hebat selama demonstrasi yang berujung kerusuhan di kawasan Kwitang pada akhir Agustus 2025.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh tim teknis gedung pada Kamis (30/10/2025). Tim tersebut sedang melakukan pengecekan konstruksi gedung untuk rencana renovasi pasca kebakaran.

"Hasil olah TKP, ditemukan 2 kerangka manusia yang tertimbun plafon yang terbakar. Kami masih menunggu hasil dari tim Kedokteran Forensik RS Polri," jelas Susatyo.

Proses Identifikasi Korban

Kedua jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi forensik. AKBP Roby Heri Saputra menambahkan, "Jadi jenazah sudah kita bawa ke Kramat Jati untuk pengambilan sampel DNA. Kita masih menunggu hasil dari tim kedokteran forensik RS Polri."

Proses identifikasi melalui DNA menjadi langkah krusial untuk memastikan identitas kedua korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang telah melaporkan kehilangan sejak peristiwa demonstrasi akhir Agustus lalu.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar