PARADAPOS.COM - Seorang remaja di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Maiyah. Korban yang tidak bisa berenang dilaporkan hanyut terbawa arus deras saat berenang bersama tiga orang temannya pada Sabtu (7/2/2026) siang. Setelah pencarian selama sekitar satu hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah korban pada Minggu (8/2/2026) siang.
Kronologi Kejadian
Insial bermula pada Sabtu siang, ketika korban dan ketiga temannya memutuskan untuk berenang di Sungai Maiyah yang melintasi Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung. Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang. Saat berada di dalam air, korban tiba-tiba kehilangan kendali dan terseret oleh arus sungai yang cukup deras, sementara ketiga rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Operasi Pencarian dan Evakuasi
Menyusul laporan kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai elemen segera diterjunkan untuk melakukan pencarian. Operasi yang melibatkan personel terlatih dengan peralatan standar ini berlangsung di sepanjang aliran sungai. Pencarian yang melelahkan akhirnya membuahkan hasil sekitar 24 jam kemudian.
Jenazah korban ditemukan pada Minggu siang di lokasi yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik awal ia tenggelam. Evakuasi kemudian dilakukan dengan hati-hati sebelum jenazah dibawa ke darat.
Penyerahan kepada Keluarga
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan awal selesai, jenazah remaja malang tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan tradisi dan keyakinan yang dianut. Kejadian ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran akan keselamatan diri, terutama saat beraktivitas di perairan alam seperti sungai. Karakteristik arus sungai yang bisa berubah secara tiba-tiba dan kedalaman yang tidak terduga sering kali diremehkan, bahkan oleh warga lokal sekalipun. Para ahli keselamatan air selalu menekankan bahwa berenang di sungai, khususnya bagi yang tidak mahir, harus didampingi dan dilengkapi dengan pelampung keselamatan.
Artikel Terkait
Surya Paloh Hadiri HUT ke-20 Yayasan Sukma Bangsa di Lhokseumawe
IHSG Melonjak 0,64 Persen di Awal Perdagangan, Investor Cermati Level Support 6.300
Pengelola Balai Pengobatan Alternatif di Ciamis Jadi Tersangka Usai Telantarkan Pasien ODGJ hingga Tewas
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran jika Kapal AS Diserang di Selat Hormuz