Indonesia dan Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama di Bogor

- Minggu, 08 Februari 2026 | 01:25 WIB
Indonesia dan Australia Tandatangani Traktat Keamanan Bersama di Bogor

PARADAPOS.COM - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memulai kunjungan resmi pertamanya ke Indonesia, Senin (6/1), yang berfokus pada penguatan kemitraan strategis. Dalam pertemuan di Istana Bogor, Presiden Prabowo Subianto dan PM Albanese secara resmi menandatangani Traktat Keamanan Bersama Indonesia–Australia. Perjanjian bersejarah ini dirancang untuk memperdalam kerja sama pertahanan, ekonomi, dan pengembangan SDM, dengan tujuan menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik tanpa membentuk aliansi militer formal.

Mengukuhkan Kemitraan Strategis

Kunjungan selama satu hari ini bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan momentum untuk menegaskan kembali hubungan istimewa antara dua negara tetangga yang memiliki kepentingan strategis yang beririsan. Selain penandatanganan traktat, pembicaraan kedua pemimpin juga menjangkau agenda-agenda prioritas konkret, mulai dari kerja sama pertanian, peningkatan investasi, hingga kolaborasi di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan. Presiden Prabowo menilai kunjungan ini sebagai kesempatan untuk membalas sambutan hangat yang ia terima saat berkunjung ke Canberra pada November 2025 silam.

Apresiasi dan Komitmen dari Canberra

Di sisi lain, Perdana Menteri Albanese menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Dalam pernyataannya, Albanese menekankan posisi sentral Indonesia dalam kebijakan luar negeri Australia, baik dari aspek kemakmuran, keamanan, maupun stabilitas regional. Ia juga menyoroti fondasi kepercayaan dan persahabatan yang telah lama dibangun antara kedua bangsa.

“Fakta bahwa kita menandatangani perjanjian ini, hari ini, merupakan bukti kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan komitmen pribadinya untuk mempromosikan keamanan di kawasan kita dan bahkan di seluruh dunia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang penuh kehangatan itu, kedua pemimpin juga saling menyampaikan empati dan solidaritas atas berbagai musibah yang baru-baru ini dialami oleh masing-masing negara.

Dampak dan Arah Ke Depan

Kunjungan kerja PM Albanese ini secara gamblang mencerminkan komitmen politik yang kuat dari kedua ibu kota untuk terus mengakselerasi kerja sama bilateral. Traktat yang baru saja ditandatangani memberikan kerangka hukum yang lebih kokoh bagi kolaborasi di masa depan, yang tetap mengedepankan prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama. Langkah ini dipandang oleh pengamat hubungan internasional sebagai upaya pragmatis untuk menciptakan lingkungan regional yang aman dan sejahtera, di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Keberhasilan implementasi traktat ini kelak akan menjadi tolok ukur nyata bagi kedalaman kemitraan Indonesia-Australia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar