PARADAPOS.COM - Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH). Program yang telah berjalan sejak 2008 ini dirancang untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih aman dan terjamin bagi para pemudik pengguna sepeda motor Honda, baik saat berangkat maupun pulang ke kampung halaman. Pada penyelenggaraan tahun 2026, perusahaan menyiapkan ratusan armada bus dan truk untuk mengangkut ribuan peserta beserta kendaraan mereka.
Rincian Perjalanan Arus Mudik
Untuk arus mudik, AHM akan memberangkatkan total 2.400 pemudik dari Jakarta menggunakan 60 unit bus. Rincian tujuannya adalah 38 bus menuju Yogyakarta dan 22 bus ke Semarang. Titik akhir perjalanan ditetapkan di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa untuk Yogyakarta dan Museum Ronggowarsito untuk Semarang.
Guna memastikan mobilitas peserta di daerah tujuan, perusahaan juga mengalokasikan 32 truk khusus untuk mengangkut 1.200 unit sepeda motor. Pengiriman sepeda motor ini dijadwalkan berangkat lebih dulu, yaitu pada 12 Maret 2026 dari Bhanda Ghara Reksa (BGR) Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sementara itu, keberangkatan peserta menggunakan bus akan menyusul dua hari kemudian, tepatnya pada 14 Maret 2026, dari area pabrik AHM di Sunter, Jakarta Utara.
Fasilitas dan Jaminan Keamanan Perjalanan
Program ini tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga sejumlah fasilitas pendukung untuk kenyamanan dan keamanan. Setiap sepeda motor yang diangkut truk dilindungi asuransi selama dalam perjalanan hingga tiba di lokasi. Setiap peserta mendapat jatah dua kursi bus ber-AC per motor yang didaftarkan, dilengkapi dengan asuransi perjalanan dan layanan kesehatan di titik keberangkatan serta tujuan.
Para pemudik juga akan menerima paket goodie bag berisi jaket, makanan ringan, dan merchandise. Selama perjalanan, AHM menyediakan area istirahat, fasilitas ibadah, serta konsumsi. Tidak ketinggalan, doorprize menarik seperti dua unit sepeda motor dan hadiah lainnya turut disiapkan.
Dalam penjelasannya, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Antok Yuniarso, menekankan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap keselamatan pelanggan.
"Mudik merupakan momen yang ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Melalui Mudik dan Balik Bareng Honda 2026, kami ingin memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi konsumen sepeda motor Honda, didukung armada bus dan truk terbaik, fasilitas lengkap, serta layanan pendukung agar pemudik dapat menikmati perjalanan dan tiba di kampung halaman dengan nyaman," jelas Antok.
Persiapan untuk Arus Balik
Setelah momen Lebaran usai, program arus balik akan dilaksanakan pada 28 Maret 2026. Pada fase ini, AHM akan mengangkut 800 pemudik kembali ke Jakarta menggunakan 22 unit bus. Secara paralel, 11 truk akan bertugas membawa 400 unit sepeda motor kembali ke Ibu Kota, memastikan perjalanan pulang berjalan dengan layanan yang sama terjaminnya.
Syarat dan Tata Cara Pendaftaran
Pendaftaran untuk MBBH 2026 telah dibuka sejak 12 Februari dan akan berlangsung hingga 11 Maret 2026. Kuota peserta terbatas dengan biaya pendaftaran sebesar Rp150.000. Calon peserta dapat mendaftar secara online melalui situs resmi yang ditentukan serta melalui aplikasi-aplikasi mitra resmi.
Persyaratan utama, peserta harus merupakan pengguna aktif sepeda motor Honda dan melengkapi dokumen seperti KTP, SIM C, serta STNK kendaraan yang masih berlaku. Setiap sepeda motor yang didaftarkan dapat diikuti oleh maksimal dua orang penumpang.
Kendaraan wajib dalam kondisi standar dan prima, dengan batas maksimal barang bawaan 20 kg per unit. Selama perjalanan, seluruh peserta diwajibkan mematuhi peraturan keselamatan, termasuk menggunakan helm berstandar SNI dan mengikuti semua ketentuan perjalanan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Artikel Terkait
KPK Dalami Jabatan Komisaris di 12 Perusahaan oleh Kepala KPP Tersangka Suap
Arsenal Tersendat di Brentford, Jarak ke Man City Menyusut
Bareskrim Periksa Mantan Dirut DSI Tersangka Penipuan Rp2,4 Triliun
Presiden Prabowo Klaim Dividen BUMN Naik Empat Kali Lipat dalam Setahun