PARADAPOS.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden didampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk meninjau langsung fasilitas yang akan memproduksi makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
Presiden Tinjau Proses Produksi Makanan Bergizi
Presiden Prabowo tampak antusias mengamati setiap tahapan di dapur produksi SPPG. Ia menyempatkan diri untuk melihat dari dekat proses pembuatan menu harian, yang pada hari itu adalah Selat Solo. Kepala SPPG yang memandu rombongan menjelaskan secara rinci.
"Hari ini kita memasak Selat Solo, Pak Presiden. Masakan khas Solo," tuturnya.
Tak hanya sekadar melihat, Presiden juga aktif bertanya mengenai peralatan yang digunakan. Pertanyaan khususnya tertuju pada asal usul alat-alat tersebut, menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri untuk mendukung sarana dan prasarana di SPPG.
Jaminan Standar Nasional dan Kemandirian Pasokan
Dalam penjelasannya, pemandu dari SPPG Polri menegaskan komitmen terhadap kualitas. Seluruh bahan baku dan proses produksi di unit ini dirancang untuk mematuhi standar ketat yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Hal ini menjadi jaminan bahwa makanan bergizi gratis yang dihasilkan memenuhi kriteria gizi nasional.
Lebih dari sekadar dapur produksi, SPPG Palmerah juga mengembangkan sistem pasokan mandiri. Presiden diajak melihat area budidaya sayuran hidroponik yang terletak di sekitar kompleks. Sayuran segar hasil panen lokal ini akan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam masakan.
"Ini dikelola semuanya oleh Karang Taruna di Palmerah, Pak Presiden," jelas seorang anggota Polri yang mendampingi.
Pemberdayaan pemuda setempat ini menunjukkan pendekatan yang terintegrasi, tidak hanya menyediakan makanan tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan kemandirian komunitas.
Peresmian Gudang Ketahanan Pangan
Rangkaian kegiatan di lokasi tidak berhenti pada groundbreaking SPPG saja. Presiden Prabowo juga melanjutkan agenda dengan meresmikan gudang ketahanan pangan. Keberadaan gudang ini dinilai strategis untuk mendukung logistik dan penyimpanan bahan pangan, memperkuat fungsi SPPG sebagai salah satu pilar ketahanan pangan di wilayah Jakarta Barat.
Kunjungan ini menggarisbawahi perhatian pemerintah terhadap isu gizi dan ketahanan pangan, dengan melibatkan institusi seperti Polri dalam program yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Artikel Terkait
Louis Dreyfus Company Luncurkan Inisiatif Pertanian Regeneratif untuk Dongkrak Produktivitas Kopi
Satgas Saber Pangan Perketat Pengawasan Jelang Ramadan 2026
XL Axiata Catat Kerugian Rp4,42 Triliun di 2025 Didorong Lonjakan Beban Operasional
IHSG Anjlok Lebih dari 1% di Awal Perdagangan, Tekanan Jual Masih Kuat