PARADAPOS.COM - Inter Milan berhasil meraih kemenangan dramatis atas rival abadi Juventus dalam Derby d'Italia pekan ke-24 Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB. Di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazzurri menang tipis 3-2 dalam laga yang penuh tensi dan berakhir dengan kartu merah. Kemenangan ini menjadi poin penting bagi Inter dalam perburuan gelar sekaligus memutus tren buruk mereka terhadap tim-tim papan atas.
Kemenangan Penuh Karakter di Tengah Tekanan
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tampak lega sekaligus bangga dengan reaksi anak asuhnya. Ia mengakui bahwa bayang-bayang kegagalan mengalahkan tim besar dalam dua tahun terakhir sempat membebani para pemain. Namun, tekanan itu justru memunculkan karakter tangguh yang dibutuhkan untuk merengkuh tiga poin krusial.
"Sudah dua tahun sejak kami bisa mengalahkan mereka dua kali dalam semusim di liga dan para pemain merasakan tekanan itu. Tapi, kami bisa melakukan apa yang perlu kami lakukan dan berhasil menang," ungkap Chivu melalui kanal resmi klub.
Momentum untuk Lanjutkan Perjalanan Musim
Meski meraih kemenangan, Chivu tidak menutup mata bahwa timnya tampak kelelahan di beberapa momen. Kondisi fisik yang menurun membuat mereka tidak selalu mampu menjalankan rencana permainan dengan sempurna. Namun, bagi pelatih asal Rumania itu, yang terpenting adalah tim mampu menemukan jalan untuk menang dalam situasi sulit.
"Saya harap kemenangan ini menjadi momentum. Tim ini tidak punya stamina lagi atau ketenangan untuk mengeksekusi semua hal yang kami persiapkan, tapi kami tetap mensyukuri kemenangan ini," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa gol kemenangan Piotr Zielinski menjadi bukti nyata keinginan kuat seluruh skuad. Kemenangan ini dinilai pantas dan merupakan buah dari perkembangan tim yang terus berusaha menjadi lebih kompetitif sepanjang musim.
"Kami layak mendapatkan kemenangan ini. Kami sudah banyak berkembang dan ingin lebih kompetitif, targetnya adalah menjalani musim yang positif, dan kami melakukan segalanya untuk mewujudkan itu," tutup Chivu.
Hasil ini tentu saja mengubah dinamika papan atas Serie A, memberikan kepercayaan ekstra bagi Inter sekaligus menjadi pukulan telak bagi ambisi Juventus. Laga yang berlangsung sengit dari menit awal hingga akhir ini sekali lagi membuktikan bahwa Derby d'Italia selalu menyajikan drama dan intensitas tertinggi.
Artikel Terkait
Hasto Kristiyanto Dorong KPK Fokus pada Kasus Korupsi Strategis
Inter Milan Tundukkan Juventus 3-2 di Derby dItalia, Dihiasi Kontroversi Kartu Merah Kalulu
Gubernur Sumut Gelar Kompetisi Inovasi Desa, Hadiah Capai Rp50 Miliar
Titiek Soeharto dan Kapolri Tinjau Huntara dan Salurkan Bantuan di Tapteng