PARADAPOS.COM - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada ratusan keluarga nelayan di Kampung Nelayan Bangka, Senin. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja KASAL dan bertujuan untuk meringankan beban warga menyambut bulan suci Ramadhan.
Bantuan Langsung di Tengah Guyuran Hujan
Sebanyak 250 paket sembako, yang berisi beras, gula pasir, mie instan, minyak goreng, dan tepung, disalurkan kepada warga pesisir di Kabupaten Bangka. Meski kegiatan sempat diguyur hujan lebat, proses penyaluran berjalan lancar dan tetap diwarnai suasana sukacita.
Gubernur Hidayat Arsani mengungkapkan harapannya atas bantuan tersebut. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga nelayan memenuhi kebutuhan pokok menyambut puasa Ramadhan tahun ini," jelasnya.
Dialog dan Pendekatan Humanis Bersama Warga
Di balik agenda penyerahan bantuan, terjadi interaksi yang lebih mendalam. Gubernur dan KASAL tidak hanya sekadar menyerahkan paket, tetapi juga meluangkan waktu untuk berdialog dan mendengar secara langsung keluhan serta masukan dari para nelayan. Suasana hangat tercipta meski cuaca kurang bersahabat.
Hidayat Arsani menekankan pentingnya momen seperti ini. "Pendekatan humanis seperti ini penting, agar masyarakat merasakan kehadiran negara bukan hanya melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kepedulian nyata," tuturnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. "Alhamdulillah, meski diguyur hujan lebat penyaluran paket sembako ini berjalan aman, lancar dan suka cita," ujarnya.
Sinergi untuk Masa Depan Pesisir Bangka Belitung
Kunjungan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AL. Gubernur Arsani berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat ditingkatkan lagi, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah pesisir dan mendukung aktivitas perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi banyak warga.
"Kolaborasi ini harus terus berlanjut untuk memastikan kekayaan laut Kepulauan Babel tetap terjaga untuk generasi mendatang," pungkasnya. Harapan ini menunjukkan visi jangka panjang, di mana keamanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir berjalan beriringan.
Artikel Terkait
20.000 Pasien Kritis Gaza Terperangkap, Akses Evakuasi Medis Masih Sangat Terbatas
Forum Bali Ocean Days Soroti Transisi Energi sebagai Kunci Perlindungan Laut Indonesia
Trump Klaim Galang Komitmen Dana 84 Triliun Rupiah untuk Rekonstruksi Gaza
Siswa SMP Tewas Ditikam di Bandung Barat, Motif Diduga Sakit Hati