Mendikdasmen Tegaskan Makan Bergizi Gratis Investasi Strategis untuk Generasi 2045

- Senin, 16 Februari 2026 | 17:25 WIB
Mendikdasmen Tegaskan Makan Bergizi Gratis Investasi Strategis untuk Generasi 2045

PARADAPOS.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara, Deli Serdang, Senin (16/2/2026). Program yang menyasar pelajar hingga ibu hamil ini dinilai krusial untuk membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

MBG: Lebih Dari Sekadar Bantuan Pangan

Dalam paparannya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa esensi program ini jauh melampaui bantuan makanan semata. Ia memandangnya sebagai fondasi dasar pembangunan bangsa, dengan sasaran yang tepat pada masa-masa pertumbuhan paling menentukan. Menurutnya, masa depan negara sangat bergantung pada kondisi gizi anak-anak dan ibu pada hari ini.

“Generasi kuat Indonesia Emas 2045 adalah mereka yang saat ini masih belajar di TK, SD, SMP, dan SMA hingga anak yang masih dalam kandungan atau ibu hamil. Itulah masa-masa penting. Di situlah gizi diperlukan. Ketika MBG menyasar ibu menyusui dan ibu hamil, golden age berada pada masa itu. Ini adalah investasi yang luar biasa,” jelasnya.

Fokus pada Tahapan Pertumbuhan Krusial

Mendikdasmen merinci bahwa perkembangan manusia sangat bergantung pada tiga fase kritis: masa dalam kandungan, masa golden age (0-5 tahun), dan masa pertumbuhan di bangku sekolah. Intervensi gizi pada ketiga tahap ini, menurutnya, akan menentukan kualitas fisik dan kognitif generasi penerus bangsa.

Pandangan serupa disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatra Utara, Surya, yang hadir dalam kesempatan yang sama. Ia mendorong agar cakupan program MBG di wilayahnya diperluas secara signifikan.

Dukungan dan Komitmen Pemerintah Daerah

Surya menekankan bahwa kemajuan suatu daerah di masa depan tidak lepas dari kesehatan anak-anaknya saat ini. Ia melihat program ini sebagai sebuah keniscayaan untuk menciptakan fondasi sosial yang kokoh.

“Anak yang sehat akan belajar lebih baik, anak yang cukup gizi akan berpikir lebih kuat, dan generasi yang kuat membangun bangsa yang kuat. Inilah esensi dari program MBG. Unggul bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, karena itu program pemenuhan gizi menjadi investasi pembangunan pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi,” tegas Surya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berkomitmen mempercepat pembangunan SPPG di seluruh kabupaten dan kota. Strategi yang diambil adalah dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, sehingga program ini tidak hanya menyehatkan generasi muda, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan produk daerah.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar