KPK Lantik Tiga Deputi Baru Hasil Seleksi Terbuka

- Rabu, 18 Februari 2026 | 11:25 WIB
KPK Lantik Tiga Deputi Baru Hasil Seleksi Terbuka

PARADAPOS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melantik tiga pejabat baru di jajaran pimpinan tinggi madya atau deputi. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026) ini merupakan upaya penyegaran birokrasi dan penguatan struktur organisasi lembaga antirasuah tersebut. Ketiga pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden nomor 23 tahun 2026 itu diharapkan dapat membawa energi baru dalam mempercepat langkah pemberantasan korupsi.

Proses Seleksi Terbuka dan Transparan

Ketiga nama yang menduduki posisi strategis ini bukanlah hasil tunjuk langsung. Mereka merupakan figur yang berhasil melewati proses seleksi jabatan terbuka yang digelar secara ketat dan transparan. Seleksi semacam ini menjadi bagian dari komitmen untuk menempatkan profesional yang tepat pada posisinya, sekaligus menjawab harapan publik akan tata kelola lembaga negara yang lebih baik.

Pengangkatan mereka secara resmi tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Februari 2026. Dokumen inilah yang kemudian dibacakan sebagai landasan hukum dalam upacara pelantikan tersebut.

Siapa Saja Pejabat yang Dilantik?

Adapun ketiga pejabat yang mengucap sumpah jabatan itu adalah Aminuddin, yang dipercaya memimpin Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring. Untuk Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi, posisinya dipercayakan kepada Brigjen Asep Guntur Rahayu. Sementara itu, Ely Kusumastuti dilantik sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsip).

Kehadiran mereka melengkapi struktur pimpinan madya di KPK, sebuah langkah yang dinilai penting untuk memperlancar koordinasi internal dan eksternal lembaga.

Harapan untuk Energi dan Profesionalisme Baru

Dalam arahannya usai pelantikan, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa pengisian jabatan melalui seleksi terbuka ini dimaksudkan untuk menyuntikkan energi dan profesionalisme segar ke dalam tubuh KPK. Ia berharap para deputi baru ini dapat segera beradaptasi dan berkontribusi maksimal.

"Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat mesin organisasi. Kami berharap para Deputi yang baru dilantik segera tancap gas, memperkuat kedisiplinan, dan menjaga muruah KPK dalam setiap penanganan perkara maupun program pencegahan," tegas Setyo Budiyanto.

Akselerasi Penindakan dan Pemulihan Kerugian Negara

Dengan struktur pimpinan yang kini telah lengkap, KPK menatap tahun 2026 dengan target kerja yang lebih padat. Tantangan ke depan tidaklah ringan, mulai dari koordinasi yang efektif dengan berbagai kementerian dan lembaga hingga optimalisasi upaya penindakan.

Fokus utama tetap pada pemberantasan tindak pidana korupsi yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif. Di sisi lain, upaya pengembalian kerugian keuangan negara (asset recovery) dari hasil tindak pidana korupsi juga menjadi salah satu indikator kinerja yang terus dikejar, menuntut sinergi yang solid antar seluruh deputi dan unit kerja di bawahnya.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar