TNI Tegaskan Komitmen Berkelanjutan dalam Pemulihan Pascabencana Sumatera

- Rabu, 18 Februari 2026 | 17:50 WIB
TNI Tegaskan Komitmen Berkelanjutan dalam Pemulihan Pascabencana Sumatera

PARADAPOS.COM - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana Sumatera menggelar rapat koordinasi dengan DPR RI di Jakarta, Rabu (18/2/2026). Dalam pertemuan yang dipimpin pimpinan DPR tersebut, jajaran TNI menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam seluruh tahap pemulihan, mulai dari tanggap darurat hingga pembangunan kembali infrastruktur dan kehidupan sosial masyarakat terdampak.

Komitmen TNI di Setiap Tahap Pemulihan

Rapat yang berlangsung di Ruang Pustaka Loka, Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR RI itu dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad beserta sejumlah pimpinan lainnya. Dari pihak Satgas PRR, Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon yang juga menjabat Wakil Ketua 1 satgas, secara tegas menyatakan bahwa peran TNI dalam penanganan bencana bersifat permanen dan bukan sekadar aksi temporer.

Letjen Richard Tampubolon menjelaskan, pendekatan berkelanjutan ini telah diimplementasikan di lapangan. Personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI masih terus dikerahkan untuk menangani berbagai bencana, termasuk banjir yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini.

"Keterlibatan TNI tidak bersifat temporer, melainkan berkesinambungan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat," tegas Richard.

Ragam Operasi dan Dukungan di Lapangan

Dukungan operasional yang diberikan sangat beragam, mencakup evakuasi warga, pendistribusian bantuan logistik, hingga perbaikan infrastruktur dasar untuk mempercepat normalisasi. Lebih dari itu, TNI terlibat aktif dalam berbagai satuan tugas teknis yang dibentuk untuk percepatan pemulihan.

"Hingga saat ini TNI tetap terus mengerahkan personel dan alutsista untuk membantu penanganan berbagai bencana, termasuk banjir yang terjadi dalam waktu terakhir di sejumlah wilayah. Dukungan tersebut mencakup evakuasi masyarakat, distribusi bantuan logistik, serta pemulihan infrastruktur dasar guna mempercepat normalisasi kehidupan warga terdampak," paparnya lebih rinci.

Beberapa satgas yang disebutkan antara lain Satgas Jembatan yang fokus pada perbaikan akses transportasi, Satgas Koala yang menangani normalisasi aliran sungai, serta satuan-satuan lain yang bertugas membersihkan lumpur, membuka jalan, membangun hunian sementara dan tetap, hingga mendukung pemulihan ekonomi warga.

Mobilisasi Cepat untuk Kehadiran Negara

Menurut Richard, keterlibatan menyeluruh ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berjuang pulih. Dengan kemampuan mobilisasi cepat, dukungan logistik yang mumpuni, dan jaringan satuan yang menjangkau daerah terpencil, TNI berupaya memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif dan manfaatnya langsung terasa.

Rapat koordinasi ini sendiri dinilai sebagai momentum strategis untuk menyelaraskan langkah semua pemangku kepentingan. Sinergi antara DPR RI, pemerintah, dan TNI diharapkan mampu menciptakan proses pemulihan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kolaborasi nasional yang solid dan berfokus pada kepentingan rakyat ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi fisik wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Lebih dari itu, upaya bersama ini bertujuan membangun kembali harapan serta ketangguhan masyarakat dalam menjalani kehidupan ke depan.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar