Qatar Bantah Keterlibatan dalam Serangan Ofensif ke Iran

- Rabu, 04 Maret 2026 | 03:25 WIB
Qatar Bantah Keterlibatan dalam Serangan Ofensif ke Iran

PARADAPOS.COM - Pemerintah Qatar secara resmi membantah tuduhan keterlibatannya dalam serangan ofensif terhadap Iran. Bantahan keras ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, sebagai respons atas laporan media yang mengklaim Doha ikut menyerang wilayah Iran. Al-Ansari menegaskan bahwa setiap tindakan militer yang diambil negaranya adalah bagian dari hak pertahanan kedaulatan yang sah, bukan sebuah deklarasi perang.

Bantahan Resmi Qatar

Dalam pernyataannya yang disampaikan pada Selasa (3/3), Majed Al-Ansari dengan tegas menolak narasi yang berkembang. Ia menggarisbawahi bahwa posisi Qatar tidak berubah dan tetap berkomitmen pada stabilitas kawasan.

"Qatar tidak sedang berperang dengan Iran melainkan menggunakan haknya yang sah untuk membela diri," tegas Al-Ansari.

Klarifikasi resmi ini muncul menanggapi laporan dari sejumlah jurnalis Israel yang mengutip sumber-sumber Barat. Laporan tersebut, yang beredar luas, mengklaim bahwa Qatar telah melancarkan serangan ke wilayah Iran dalam kurun 24 jam terakhir, sebuah klaim yang kini ditampik mentah-mentah oleh Doha.

Penjelasan dan Peringatan kepada Media

Tak hanya melalui pernyataan lisan, Al-Ansari juga mengklarifikasi situasi melalui akun media sosialnya. Ia menjelaskan konteks operasi militer yang dilakukan Qatar, menekankan sifatnya yang reaktif dan defensif semata.

"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," tulisnya.

Lebih lanjut, juru bicara itu memberikan peringatan keras kepada awak media internasional. Ia mendesak agar media lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam melaporkan perkembangan di kawasan yang sedang memanas ini, serta mengutamakan sumber-sumber resmi dan kredibel dari pemerintah Qatar untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak berdasar.

Latar Belakang Eskalasi Kawasan

Bantahan Qatar ini disampaikan di tengah situasi Timur Tengah yang memang sedang sangat tegang. Eskalasi terbaru dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, pada 28 Februari lalu. Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan material dan korban jiwa di pihak sipil.

Sebagai respons, Iran diketahui telah meluncurkan serangan balasan besar-besaran. Rentetan rudal ditembakkan menuju wilayah Israel serta berbagai fasilitas militer AS yang tersebar di beberapa lokasi di Timur Tengah.

Dalam kerumitan konflik ini, tindakan Qatar yang menghalau rudal-rudal yang memasuki wilayah udaranya menjadi sorotan. Meski mendapat sorotan, pemerintah Qatar terus bersikukuh bahwa langkah mereka murni merupakan tindakan defensif untuk menjaga keamanan nasional, dan sama sekali bukan bagian dari serangan ofensif terhadap Iran.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar