PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, dengan kenaikan 68,045 poin atau 1,11 persen ke level 6.195,427. Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.264,261 dan terendah di 6.143,625, dengan volume perdagangan mencapai 31,058 miliar lembar saham senilai Rp25,340 triliun. Sektor energi menjadi motor penggerak utama kenaikan, sementara bursa Asia bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat.
Laju IHSG Sepanjang Sesi
Pergerakan IHSG pada hari ini menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Sejak awal pembukaan, indeks langsung melesat ke posisi 6.210,004, namun kemudian berangsur melemah. Kondisi ini sempat membaik dan mengalami fluktuasi hingga jeda sesi pertama.
Memasuki sesi kedua, IHSG kembali menunjukkan penguatan. Namun, momentum tersebut perlahan melandai menjelang penutupan. Meskipun demikian, indeks berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 281 saham tercatat menguat, sementara 389 saham melemah, dan 147 saham lainnya stagnan. Angka ini mencerminkan tekanan jual yang masih cukup dominan di pasar.
Sektor Energi Menjadi Penopang Utama
Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, empat dari sebelas sektor saham berhasil mencatatkan penguatan. Sektor energi menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 1,61 persen, diikuti sektor industri dasar yang naik 1,32 persen, dan sektor infrastruktur yang bertambah 0,64 persen.
Di sisi lain, tiga sektor justru mengalami pelemahan paling dalam. Sektor transportasi menjadi yang terburuk dengan penurunan 3,33 persen, disusul sektor kesehatan yang melemah 2,26 persen, dan sektor teknologi yang turun 1,08 persen.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers antara lain BUKA, CUAN, AMRT, MDKA, dan BSDE. Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers adalah PGAS, INDY, UNTR, UNVR, dan WIFI.
Bursa Asia Bervariasi
Sore ini, pergerakan bursa saham regional Asia menunjukkan hasil yang bervariasi, meskipun secara umum cenderung menguat. Indeks Nikkei di Jepang justru tercatat turun 200,09 poin atau 0,30 persen ke level 66.734,24.
Sebaliknya, indeks Hang Seng di Hong Kong melesat naik 640,14 poin atau 2,52 persen ke 26.038,32. Indeks Shanghai juga bertambah 17,36 poin atau 0,43 persen ke 4.075,10, sementara indeks Strait Times di Singapura menguat 51,13 poin atau 1,01 persen ke 5.088,99.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemprov Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan untuk Jaga Produksi Pangan
Pakar Otomotif Sebut Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Cukup Sampai 80 Persen, Ini Alasannya
IRGC Serang Kapal Kargo MSC Sariska sebagai Balasan atas Serangan AS terhadap Kapal Iran
Polda Metro Panggil Influencer Promotor Umrah Hanania Travel, Uang Jemaah Diduga Dipakai Bayar Endorsement