Korlantas Pastikan Tol Fungsional Japek II Selatan Siap Operasi untuk Mudik 2026

- Minggu, 08 Maret 2026 | 12:25 WIB
Korlantas Pastikan Tol Fungsional Japek II Selatan Siap Operasi untuk Mudik 2026

PARADAPOS.COM - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan ruas Tol Fungsional Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan siap beroperasi untuk menunjang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dalam peninjauan langsung hari ini, Sabtu (7/3/2026), ia mengungkapkan hanya tersisa dua titik penyelesaian akhir yang ditargetkan rampung dalam hitungan hari.

Dua Titik Penyelesaian Terakhir

Peninjauan yang dilakukan dari Sadang hingga Setu menunjukkan progres pembangunan yang signifikan. Meski demikian, Agus Suryonugroho mengidentifikasi dua segmen yang masih memerlukan penyempurnaan, yaitu di sekitar KM 16 dan KM 13. Menurutnya, pekerjaan di lokasi tersebut tidak memerlukan waktu lama.

"Di kilometer 13 ini memang belum tersambung sempurna. Namun hasil pengecekan kami di lapangan, pekerjaan ini bisa diselesaikan dalam dua sampai tiga hari," jelasnya saat memantau lokasi.

Kesiapan Empat Exit Tol

Secara keseluruhan, ruas tol fungsional sepanjang itu dinilai telah memenuhi syarat untuk dilintasi kendaraan. Kakorlantas menekankan bahwa empat exit tol yang masih berfungsi di sepanjang ruas tersebut akan menjadi kunci dalam mengurai kepadatan lalu lintas, terutama saat arus balik dari Bandung menuju Jakarta.

"Kami sudah menelusuri dari Sadang sampai ke Setu. Ada empat exit tol yang masih fungsional dan kami pastikan pada saat arus balik nanti ruas ini sudah bisa dilintasi," tutur Agus Suryonugroho.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Antisipasi Kemacetan

Menyadari potensi lonjakan volume kendaraan selama puncak arus balik, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas. Fokus penanganan akan dipusatkan di sekitar Exit Tol Bojongmangu dan Exit Tol Setu, yang diperkirakan menjadi titik rawan kemacetan.

Strategi yang disiapkan termasuk pengalihan sebagian arus kendaraan melalui Exit Tol Deltamas untuk mencegah penumpukan yang berlebihan di satu titik. Selain itu, petugas akan mengandalkan sistem pemantauan atau traffic counting di sekitar Exit Tol Setu untuk mengambil keputusan secara real-time berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan aman bagi seluruh pemudik yang akan menggunakan ruas tol fungsional tersebut pada musim Lebaran mendatang.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar