Pengadilan Negeri Banyuwangi Tolak Gugatan Ressa Risky Rossano terhadap Denada

- Jumat, 24 April 2026 | 05:00 WIB
Pengadilan Negeri Banyuwangi Tolak Gugatan Ressa Risky Rossano terhadap Denada
PARADAPOS.COM - Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, resmi menolak gugatan yang diajukan Ressa Risky Rossano terhadap penyanyi Denada. Gugatan yang mendalilkan adanya dugaan penelantaran anak dan menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar itu tidak dapat dilanjutkan setelah hakim mengabulkan eksepsi dari pihak Denada melalui putusan sela. Keputusan ini menjadi angin segar bagi pelantun “Merindukanmu” tersebut setelah melalui proses hukum yang cukup panjang.

Putusan Sela dan Kemenangan di Awal Sidang

Manajer Denada, Risna Ories, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa majelis hakim telah memutuskan untuk tidak menerima gugatan dari Ressa. “Alhamdulillah, setidaknya apa yang dituntut oleh pihak penggugat (Ressa) tidak diterima oleh pengadilan. Sudah ada putusan resmi dari pengadilan yang menolak gugatan tersebut,” ujarnya saat ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (22/4) malam. “Intinya poin-poin eksepsi Denada diterima oleh pengadilan,” lanjutnya. Meskipun tidak merinci secara detail isi putusan sela tersebut, Risna menegaskan bahwa hasil ini menjadi bukti hukum bahwa tuduhan penelantaran anak tidaklah benar. “Saya ikut senang karena akhirnya apa yang ingin dibuktikan oleh Denada terbukti benar. Tidak ada penelantaran anak,” tegasnya.

Rencana Keluarga Pasca Putusan

Setelah putusan ini, Denada disebut telah menyusun sejumlah rencana untuk mempererat hubungan keluarga. Salah satu yang utama adalah mempertemukan Ressa dengan putri mereka, Aisha, di Singapura. “Ada banyak rencana, salah satunya Denada ingin Resa bertemu dengan Aisha di Singapura agar mereka bisa memiliki waktu keluarga yang intim,” jelas Risna. Ia melanjutkan, “Denada juga ingin banyak berdiskusi dan mengobrol dengan Resa karena selama ini mereka belum punya waktu banyak untuk itu.” Risna mengungkapkan bahwa pertemuan terakhir antara Denada dan Ressa terjadi saat momen Lebaran. Kesibukan pekerjaan selama ini memang membatasi intensitas pertemuan, meskipun komunikasi di antara mereka tetap berjalan.

Tawaran Tinggal di Kediaman Jakarta

Lebih lanjut, Denada juga menawarkan Ressa untuk tinggal di kediamannya di Jakarta. Tawaran ini muncul dengan pertimbangan praktis dan emosional. “Ya, Denada menawarkan Resa untuk tinggal di rumahnya di Jakarta karena letaknya dekat dengan rumah saya. Jadi kalau ada apa-apa atau ingin diskusi lebih enak,” ujar Risna. Menurut Risna, keputusan ini juga dilatarbelakangi oleh mobilitas Denada yang tinggi. “Apalagi Denada sering bekerja di luar kota atau berada di Singapura untuk menemani Aisha, jadi ia ingin ada yang menjaga rumah dan bisa tetap berkomunikasi dengan Resa,” tutupnya.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar