TNI AL Kerahkan KRI Semarang-594 untuk Angkut Pemudik ke Bangka Belitung Gratis

- Senin, 16 Maret 2026 | 09:00 WIB
TNI AL Kerahkan KRI Semarang-594 untuk Angkut Pemudik ke Bangka Belitung Gratis

PARADAPOS.COM - Menyikapi lonjakan permintaan perjalanan mudik antar pulau, TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal perang KRI Semarang-594 untuk mengangkut pemudik. Kapal yang biasanya beroperasi di wilayah lain ini untuk pertama kalinya melayani rute Jakarta menuju Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus akan siaga untuk membawa penumpang kembali usai Lebaran. Layanan ini diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya mengurangi kepadatan transportasi darat.

Pengerahan Pertama Kali ke Bangka Belitung

KRI Semarang-594 dilepas dari dermaga militer TNI AL di Jakarta Utara pada Minggu (15/3). Menurut Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (ASOPS KASAL) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, penugasan ke Bangka Belitung ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan kapal tersebut selama masa mudik Idulfitri.

“Biasanya kami berlayar ke wilayah Jawa bagian timur, seperti Semarang dan Surabaya. Namun, tahun ini kami berlayar ke Bangka Belitung untuk menindaklanjuti permintaan Gubernur setempat kepada Kepala Staf Angkatan Laut,” jelasnya, seperti dikutip dari Antara, Senin (16 Maret 2026).

Ia menambahkan, ketersediaan kapal untuk mendukung arus mudik menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini.

Rute dan Misi Kemanusiaan

Kapal perang tersebut akan menempuh perjalanan sejauh sekitar 400 mil laut ke arah utara menuju Kepulauan Bangka dan Belitung. Selain mengangkut warga yang hendak pulang kampung, KRI Semarang-594 juga akan siaga di lokasi untuk mengantarkan mereka kembali ke Jakarta setelah periode liburan usai.

“Kapal perang akan standby di Bangka Belitung untuk mengangkut penumpang lagi pada masa arus balik,” ungkap Sofiyan.

Layanan transportasi laut ini sepenuhnya tidak dikenakan biaya bagi para pemudik. Langkah ini tidak hanya bertujuan memfasilitasi perpindahan warga, tetapi juga bagian dari strategi mengurangi beban lalu lintas di jalur darat.

Dampak Positif bagi Keamanan Mudik

Pengerahan kapal perang dalam operasi mudik ini memiliki dampak strategis yang lebih luas. Menurut perwira tinggi TNI AL tersebut, selain membantu meredam kemacetan, inisiatif ini juga diharapkan dapat mengalihkan minat masyarakat dari menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko.

“Program mudik ini juga mencerminkan dukungan TNI AL bagi mobilitas warga selama periode liburan Idulfitri,” tutupnya.

Dengan demikian, upaya ini menegaskan peran institusi militer tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan dan pelayanan langsung kepada masyarakat di momen penting seperti mudik Lebaran.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar