PARADAPOS.COM - Polda Lampung memperkuat pengamanan di titik-titik vital penyeberangan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menyatakan kesiapan penuh setelah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di Bakauheni. Lonjakan volume kendaraan yang menyeberang dari Merak telah terpantau signifikan, namun kondisi lalu lintas hingga kini dilaporkan tetap kondusif.
Pengecekan Langsung di Titik Vital
Dalam persiapan menghadapi gelombang pemudik, jajaran Polda Lampung tak hanya mengandalkan laporan dari bawah. Kapolda Helfi Assegaf turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan operasional. Ia meninjau pos-pos pengamanan yang berada di kilometer 40 dan 20, serta posko terpadu utama di Pelabuhan Bakauheni, yang menjadi gerbang utama dari Jawa ke Sumatera.
Dari pantauan di dermaga, Helfi menyampaikan bahwa semua sistem telah berjalan sesuai prosedur.
“Kesiapan kita semuanya sudah siap. Tidak ada masalah,” tegasnya kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Senin (16/3/2026).
Lonjakan Arus Kendaraan yang Signifikan
Data di lapangan menunjukkan peningkatan arus mudik yang cukup tajam. Pada hari pertama pemantauan, tercatat sekitar 5.000 kendaraan menyeberang. Angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 11.000 kendaraan di hari berikutnya. Tren kenaikan terus berlanjut, bahkan mencapai sekitar 19.000 kendaraan pada malam hari, dan diperkirakan menyentuh 20.000 kendaraan di hari selanjutnya.
Rata-rata, setiap kapal yang beroperasi mengangkut tidak kurang dari 1.200 penumpang. Meski beban operasional meningkat drastis, situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di jalur-jalur utama Lampung masih dapat dikendalikan dengan baik.
Pengawalan Khusus dan Koordinasi Terpadu
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, kepolisian memberikan perhatian khusus pada pemudik roda dua. Mereka melakukan pengawalan berkelompok yang telah dijalankan sebanyak empat kali hingga dini hari, tepatnya pukul 3.00 WIB. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan para pengendara motor lebih tertib dan aman.
Koordinasi antar instansi terkait juga terus diintensifkan. Kepolisian tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan pihak-pihak lain untuk menciptakan sistem pengamanan yang komprehensif.
“Kami tetap melakukan pengamanan secara serentak bersama seluruh instansi terkait di wilayah Lampung,” ungkap Helfi menegaskan komitmen tersebut.
Di akhir pernyataannya, Kapolda mengimbau seluruh masyarakat yang mudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan ini dinilai krusial untuk menjaga keselamatan bersama dan memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Artikel Terkait
Polisi London Selidiki Seruan Kematian untuk IDF oleh Rapper dalam Aksi Al-Quds Day
Politikus Golkar Ingatkan WFH PNS Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Tujuh Smartphone RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta Siap Dukung Multitasking Lancar
IRGC Klaim Serang Gudang Amunisi AS di UEA, Otoritas Setempat Sebut 90% Serangan Dijatuhkan