FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Pererat Kerja Sama Ekonomi RI-Tiongkok

- Senin, 16 Maret 2026 | 18:50 WIB
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Pererat Kerja Sama Ekonomi RI-Tiongkok

PARADAPOS.COM - Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) telah membuka kantor perwakilan barunya di Beijing, Tiongkok. Peresmian yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) ini menandai langkah strategis organisasi dalam memperluas jangkauan internasionalnya, dengan fokus utama mempererat kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi kemakmuran bersama kedua negara.

Peran FORMAS sebagai Jembatan Bisnis

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua Umum FORMAS, Yohanes Handojo Budhisedjati, memaparkan dua fungsi utama kehadiran organisasinya di Beijing. Keberadaan kantor ini dirancang untuk memfasilitasi perusahaan-perusahaan yang ingin menjalin kemitraan di Indonesia.

"Pertama membantu menghubungkan perusahaan dengan mitra lokal di Indonesia, termasuk pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas bisnis. Kedua, kami memberikan wawasan tentang kondisi pasar Indonesia, lingkungan regulasi, dan budaya bisnis, sehingga perusahaan yang ingin memasuki pasar Indonesia dapat beradaptasi lebih cepat dan efektif," jelas Handojo.

Lebih dari sekadar pemberi informasi, FORMAS juga berperan aktif dalam eksekusi di lapangan. Handojo menambahkan bahwa organisasinya bertugas mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan proyek-proyek kerja sama dapat berjalan mulus dan memberikan dampak berkelanjutan.

Ajakan Kolaborasi untuk Investor Tiongkok

Momentum peresmian kantor ini dimanfaatkan dengan menggelar pertemuan bisnis yang dihadiri puluhan perusahaan asal Tiongkok. Dalam forum tersebut, perwakilan Divisi Bisnis FORMAS, David Sebastian, secara terbuka mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya di sektor infrastruktur dan teknologi.

Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari masuknya investasi asing adalah menciptakan multiplier effect bagi perekonomian dalam negeri, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.

"FORMAS sangat menyambut baik pertemuan ini dan kami mengajak para Investor Tiongkok untuk bersama-sama berinvestasi di Indonesia. Kami mendukung investor dan teknologi dari China untuk membantu membuka banyak lapangan kerja di Indonesia, demi meningkatkan kesejahteraan rakyat," ucap David.

Dukungan Diplomatik dan Proyeksi Masa Depan

Inisiatif FORMAS ini mendapat sambutan positif dari perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tiongkok, Nur Evi Rahmawati. Dari sudut pandang diplomatik, kolaborasi semacam ini dinilai sangat strategis, mengingat besarnya potensi ekonomi digital Indonesia yang menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara.

Evi menyampaikan optimisme yang tinggi. Ia memproyeksikan bahwa hubungan dagang bilateral antara Indonesia dan Tiongkok berpotensi mencetak rekor baru pada tahun 2026. Sektor-sektor seperti fintech, e-commerce, dan kesehatan digital dipandang sebagai motor penggerak utama yang akan mewujudkan proyeksi tersebut, seiring dengan semakin terintegrasinya kedua ekonomi.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar