PARADAPOS.COM - Persis Solo resmi menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Keputusan ini diumumkan pada Senin (15/6/2026) sebagai bagian dari strategi kebangkitan tim setelah terdegradasi dari BRI Super League musim lalu. Ricky Nelson, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta dan sempat menjadi pelatih interim Persija pada Mei 2025, diharapkan mampu membawa stabilitas dan membangun fondasi kuat demi target promosi kembali ke kasta tertinggi.
Langkah Serius Manajemen Persis Solo
Penunjukan Ricky Nelson bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Manajemen Persis Solo menilai pengalaman panjang sang pelatih di dunia kepelatihan nasional menjadi modal berharga. Terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026 menjadi pukulan berat bagi klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Ricky Nelson mampu meramu tim agar kompetitif di Pegadaian Championship.
“Dengan rekam jejak yang cukup panjang di dunia kepelatihan nasional, Ricky Nelson diharapkan mampu membawa stabilitas sekaligus membangun fondasi kuat demi mewujudkan target promosi ke Super League,” ujar perwakilan manajemen dalam pernyataan resmi.
Rekam Jejak Ricky Nelson
Sebelum menerima pinangan Persis, Ricky Nelson aktif di lingkungan Persija Jakarta. Ia menangani pembinaan pemain muda sebagai Direktur Teknik Akademi. Tak hanya itu, pada Mei 2025 lalu, ia dipercaya menjadi pelatih interim Persija. Pengalaman tersebut memberinya perspektif unik tentang bagaimana membangun tim dari akar rumput hingga level senior.
Nuansa optimisme mulai terasa di Solo. Beberapa pengamat sepak bola lokal menilai bahwa pendekatan Ricky yang metodis dan pemahamannya terhadap sepak bola Indonesia bisa menjadi kunci. Namun, tantangan berat sudah menanti. Persaingan di Pegadaian Championship diprediksi akan ketat, dan Persis harus segera berbenah jika ingin kembali ke Super League.
Target Promosi ke Super League
Target yang diemban Ricky Nelson jelas: membawa Persis Solo promosi ke Super League. Manajemen klub menegaskan bahwa ini bukan sekadar wacana, melainkan target yang harus dicapai. Semua lini tim akan dievaluasi, mulai dari komposisi pemain, taktik, hingga mentalitas bertanding.
“Penunjukan Ricky jadi bagian dari langkah serius manajemen Persis dalam membangun kekuatan tim setelah terdegradasi,” jelas sumber internal klub.
Dengan segala persiapan yang dilakukan, publik Solo berharap Laskar Sambernyawa bisa kembali bersaing di papan atas. Ricky Nelson kini memegang kendali penuh atas arah perjalanan tim. Musim depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kemampuan sang pelatih dalam membawa Persis keluar dari keterpurukan.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
2.872 Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Telah Pulang, Kloter 09 Segera Menyusul
1.500 Titik Panas Terdeteksi di Sumsel Sepanjang 2026, Muara Enim Catat Hotspot Tertinggi
Perkara Dugaan Ijazah Palsu Roy Suryo Dinyatakan P21, Relawan Gibran Bantah Klaim Kubu Tersangka
Pemprov Jabar Gandeng 751 Sekolah Swasta untuk Tampung 78 Ribu Siswa Tak Lolos SPMB 2026