PARADAPOS.COM - Perancang busana Ivan Gunawan menekankan bahwa jarak fisik tidak menghalangi semangat berbagi kasih sayang di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pesan hangatnya disampaikan melalui unggahan di media sosial, bertepatan dengan pelaksanaan shalat Id yang dihadiri sejumlah rekan publik figur. Penetapan tanggal 1 Syawal ini sendiri merupakan hasil sidang isbat Kementerian Agama RI, yang memutuskan Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Pesan Kebersamaan di Tengah Jarak
Menyambut hari kemenangan, Ivan Gunawan menyebarkan pesan perdamaian dan silaturahmi. Dalam pernyataannya, ia mengajak semua pihak untuk merayakan momen kebersamaan, meski terpisah jarak.
"Jarak bukan penghalang untuk berbagi kasih sayang. Di hari yang fitri ini semoga setiap momen terasa paripurna. Mohon maaf lahir dan batin," tuturnya dalam unggahan di Instagram.
Ia juga menambahkan harapan agar setiap keluarga dapat berkumpul dengan orang-orang tercinta. Ungkapan ini semakin menguatkan nuansa Idul Fitri sebagai waktu untuk memulihkan hubungan.
"Selamat kumpul bersama orang tersayang di hari yang spesial ini," lanjut Ivan.
Momen Penyucian Hati dan Tradisi
Lebih dari sekadar perayaan, Ivan memaknai Lebaran sebagai momentum untuk penyucian diri dan kebangkitan kembali kehangatan hubungan lama. Ia menggambarkan suasana ini dengan kalimat yang penuh makna.
"Lebaran tiba, hati bersih, peluk hangat, dan cerita lama kembali hidup. Taqabbalallahu mina wa minkum," ungkapnya.
Momen spiritual tersebut ia jalani dengan melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Durrotul Quran di Depok, Jawa Barat, yang merupakan masjid hasil pembangunannya sendiri. Tampak hadir dalam kesempatan itu sejumlah rekannya dari dunia hiburan, seperti Ruben Onsu, Zon Zulfa Ahmad, dan Adi Sudirja, menunjukkan silaturahmi yang erat.
Dasar Penetapan 1 Syawal 1447 H
Pelaksanaan Idul Fitri pada tanggal tersebut bukanlah tanpa dasar. Keputusan ini diambil pemerintah melalui proses sidang isbat yang ketat dan berdasar pada perhitungan ilmiah.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam konferensi pers menjelaskan, "Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026."
Penjelasan lebih rinci disampaikan Menag bahwa keputusan ini diambil setelah Tim Hisab Rukyat Kemenag RI melakukan pemantauan. Hasil rukyat menunjukkan tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Proses penetapan ini mencerminkan kehati-hatian dan komitmen untuk menyatukan umat dalam penanggalan yang jelas.
Artikel Terkait
Psikolog Ungkap Tradisi Memaafkan Saat Lebaran Sebagai Pelepasan Emosional untuk Kesehatan Mental
Khatib Shalat Id di Deli Serdang Serukan Penguatan Tiga Pilar Pasca-Ramadhan
Wapres Maruf Amin Serukan Solidaritas Ekonomi dan Silaturahmi Perekat Bangsa di Khutbah Idulfitri
Ribuan Umat Muslim Padati Lapangan Karebosi untuk Salat Idulfitri 1447 H