PARADAPOS.COM - Konflik rumah tangga yang telah lama mereda antara musisi Ahmad Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty, kembali mencuat ke permukaan. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5/2026), pentolan grup band Dewa 19 itu secara blak-blakan mengungkapkan kembali alasan di balik perceraian mereka yang terjadi hampir dua dekade lalu. Dhani menegaskan bahwa dirinyalah yang menjatuhkan talak tiga kepada Maia melalui pesan singkat pada Desember 2006, dan ia mengklaim memiliki bukti perselingkuhan yang selama ini ia simpan.
Pengakuan di Balik 20 Tahun Bungkam
Selama bertahun-tahun, Ahmad Dhani mengaku sengaja memilih untuk bungkam. Keputusan itu, menurutnya, semata-mata demi menjaga perasaan ketiga putra mereka, Al, El, dan Dul, yang saat itu masih kecil. Namun, setelah dua dekade berlalu, ia merasa bahwa waktu yang tepat telah tiba untuk membuka tabir masa lalu.
"Kenapa ini baru diungkap setelah 20 tahun? Karena waktu itu saya enggak mau Al El Dul kecil di sekolahnya diketahui bahwa bundanya dicerai gara-gara selingkuh," ujar Dhani di hadapan awak media. Ia menambahkan bahwa ketiga anaknya kini sudah dewasa dan telah mengetahui bukti-bukti yang ia maksud.
Dokumen dan Tuduhan Perselingkuhan
Dalam kesempatan tersebut, Dhani memperlihatkan sebuah dokumen yang ia klaim sebagai bukti kuat. Dokumen itu, menurutnya, berisi kronologi dugaan perselingkuhan Maia Estianty dengan salah satu pemilik stasiun televisi swasta, lengkap dengan kesepakatan yang telah ditandatangani. "Bukti selingkuhnya itu apa? Ya ini tadi, ada tanda tangannya semua. Ini adalah bukti A B C," katanya sambil menunjukkan map berisi kertas-kertas tersebut.
Pemicu kemarahan Dhani yang memuncak hingga ia memutuskan untuk membongkar semua ini adalah sebuah momen dalam acara siraman pernikahan putra kedua mereka, El Rumi. Acara yang ditayangkan di stasiun televisi itu, menurut Dhani, justru diisi oleh Maia dengan narasi yang mengungkit-ungkit masa lalu. "Saya sudah wanti-wanti, jangan mengungkit-ungkit masa lalu lagi. Karena kalau mengungkit, saya akan bongkar semuanya," tegasnya dengan nada tinggi.
Klaim Hak Asuh Anak
Tak hanya soal perselingkuhan, Ahmad Dhani juga menyentuh persoalan hukum yang sempat bergulir. Ia menyebut bahwa Maia sebenarnya kalah dalam perkara hak asuh anak di tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung pada tahun 2013. Menurut Dhani, keputusan MA saat itu menunjukkan pemahaman atas kesalahan Maia, sehingga pengadilan menunggu hingga ketiga anak mereka dinyatakan dewasa secara hukum dan bisa menentukan sendiri pilihan untuk tinggal bersama ayah atau ibu. "The whole story, ya, Maia kalah soal hak asuh anak. Karena apa? Karena keputusan terakhirnya diputuskan 6 tahun setelah file gugatan," tutup Dhani.
Artikel Terkait
Pengasuh Ponpes di Pati Mangkir dari Panggilan Polisi, Diduga Kabur Usai Cabuli Puluhan Santriwati
Dudung Bantah Jadi Jenderal Baliho Pembisik Prabowo soal Kabur ke Yaman
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun per Maret 2026, Pemerintah Optimistis Pendapatan Meningkat
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Ditemukan Tewas di Kapal Perang, Keluarga Tolak Klaim Bunuh Diri dan Desak Autopsi